Ternyata ada rahasia kecil diungkapkan oleh Jerry Huang, Huawei Director od Marketing. Dia mengatakan, Ascend Mate tadinya juga hadir dengan stylus, seperti phablet lainnya. Namun hal tersebut batal disertakan.
βKami merasa menggunakan semua sentuhan jari adalah pengalaman tebaik untuk menggunalan perangkat dengan layar sentuh. Maka dari itu, kami menolak menggunakan stylus,β sebut Huang, seperti dikutip detikINET dari Trusted Reviews, Jumat (24/1/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ascend Mate tak cuma lebar, namun dengan bodi cukup tipis ini, hanya setebal 6,5 mm. Ponsel ini di Indonesia hadir pada akhir Juli silam dengan harga 'hanya' Rp 4 juta. Lumayan murah dibandingkan ponsel jumbo dari merek ternama.
Lalu seperti apa spesifikasi dan kelebihan yang coba ditonjolkannya? Ascend Mate memakai prosesor 1,5 GHz quad core Hi Silicon K3V2 yang merupakan buatan Huawei sendiri.
Adapun RAM mencapai 1 GB dengan memori internal disediakan 8 GB. Disediakan slot microSD untuk menambah kapasitas memori sampai 32GB.
Layar 6,1 inch Ascend Mate dibekali resolusi 1280x720 pixel dengan Corning Gorilla Glass sehingga tahan terhadap goresan ringan.
Di sisi kamera, piranti ini mengusung resolusi 8 megapixel dan kamera depan 1 megapixel. Kamera belakangnya sudah mampu merekam video full HD (high definition) 1080p.
(tyo/ash)