"Seperti yang kita ketahui, ini merupakan momen perubahan yang signifikan di BlackBerry, dimana kami berusaha berakselerasi untuk menuju suatu perubahan dalam bisnis," kata CEO BlackBerry John Chen, di awal surat terbukanya untuk fans BlackBerry.
Chen pun menyadari, jika selama ini banyak suara-suara miring yang menyerang BlackBerry. Pun demikian, hal itu tak ingin dipusingkannya. Ia lebih ingin menatap masa depan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tahu ini butuh waktu, disiplin dan keputusan yang berani untuk kembali merebut kesuksesan BlackBerry. Namun kami siap untuk menghadapi tantangan tersebut," tegas nakhoda baru BlackBerry tersebut.
John Chen juga menjanjikan komitmennya untuk menghadirkan produk dan layanan berkualitas tinggi kepada jutaan penggunanya. Hal ini sekaligus untuk meyakinkan pengguna terkait kondisi keuangan BlackBerry yang diklaim masih kuat untuk jangka panjang.
"Saya percaya dengan value dari brand ini (BlackBerry-red.). Termasuk dengan tim serta keputusan yang tepat, saya optimistis dapat kembali membangun BlackBerry dan memberikan benefit kepada para pemangku kepentingan," lanjut Chen.
"Kami sangat antusias menyambut masa depan dan Anda pasti juga demikian. Terima kasih untuk dukungan dan komitmennya selama ini," pungkasnya.
Seperti diketahui, John Chen baru seumur jagung menduduki kursi CEO BlackBerry. Ia menggantikan Thorsten Heins yang dipecat lantaran tak mampu mengangkat pamor BlackBerry setelah menjabat selamat dua tahun.
Vendor asal Kanada itu juga telah memastikan batal dilego. Sebaliknya, BlackBerry bakal menerima suntikan dana sebesar USD 1 miliar untuk investasi dari fairfax Financial Holdings. Perusahaan ini pula yang sebelumnya santer dikabarkan bakal membeli BlackBerry.
Jadi, kita tunggu saja kiprah BlackBerry di tangan CEO barunya.
-. Perpisahan Kontroversial CEO BlackBerry?
-. BlackBerry Z30, Ponsel Jumbo Tahan Banting
-. Tugas Berat Menanti Bos Baru BlackBerry
-. BlackBerry Dicela, BlackBerry Dibela?
(ash/fyk)