Teknologi ARM digunakan pada semua smartphone yang ada di dunia ini. Nvidia pun terinspirasi oleh kesuksesan ARM.
Produsen chip grafis yang berpusat di Santa Clara, AS itu dilaporkan akan menempuh cara yang dilakukan ARM yakni dengan menjual lisensi arsitektur GPU garapannya.
Bedanya, Nvidia bukan menjual arsitektur GPU mobile garapannya yakni Tegra, melainkan GPU untuk PC desktop yang telah dioptimasi untuk smartphone. GPU berarsitektur Kepler yang dilaporkan akan dijual lisensinya oleh Nvidia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
βLangkah kami selanjutnya adalah menjual lisensi arsitektur GPU kami bagi produsen chip yang memiliki porsi besar dalam pasar. Diawali oleh lisensi arsitektur GPU Kepler, hal ini akan membuka era baru lisensi chip grafis,β tulis David Shannon, juru bicara Nvidia pada blog resmi Nvidia.
βLewat usaha kami merancang Tegra, kami telah berhasil menemukan cara untuk menekan daya serendah mungkin, memungkinkan Kepler dapat diaplikasikan mulai dari smartphone hingga superkomputer sekalipun,β tambah Shannon seperti dikutip detikINET dari Tech Power UP, Rabu (19/6/2013).
Namun apa yang akan dilakukan Nvidia itu lebih dulu dilakukan PowerVR. Serupa dengan ARM yang menjual lisensi arsitektur prosesor smartphone garapannya, PowerVR juga menjual lisensi arsitektur chip grafis garapannya kepada banyak produsen chip smartphone. 80 persen smartphone di dunia dilaporkan mengandalkan pengolah grafis PowerVR didalamnya.
(fyk/fyk)