Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
1.000 Pekerja Jadi Korban Anjloknya PlayBook

1.000 Pekerja Jadi Korban Anjloknya PlayBook


- detikInet

Jakarta - Sempat digadang-gadang sebagai lawan seimbang iPad, BlackBerry Playbook nyatanya tak mampu berbicara banyak di pasaran. Penjualannya yang melempem bahkan berimbas pada kemungkinan dirumahkannya ribuan pekerja.

Dikutip detikINET dari Cellular News, Kamis (22/9/2011), Research In Motion (RIM) dilaporkan telah mengurangi pesanan secara besar-besaran untuk produksi Playbook kepada mitra manufakturnya, Quanta Computer.

Akibatnya, sekitar 1.000 orang pekerja di pabrik yang berlokasi di Taiwan itu terancam menjadi korban PHK lantaran tak lagi diberdayakan untuk membuat Playbook.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

RIM memang sengaja tidak memilih pabrik manufaktur yang berada di China. Hal ini untuk menghindari proses penjiplakan yang memang sudah terkenal di Negeri Tirai Bambu tersebut.

Penjualan BlackBerry Playbook dilaporkan baru menyentuh angka 800 ribu unit dalam 6 bulan pertama di 2011. Padahal target yang dibidik mencapai 4-5 juta unit sepanjang tahun ini.

"Hal ini menunjukkan bawa prospek RIM hanya akan bergantung pada generasi baru BlackBerry," ujar Charlie Wolf, analis dari Needham & Co di New York.

Jumlah unit PlayBook yang akan dipasarkan oleh RIM di tahun ini juga jauh lebih sedikit dibandingkan dengan pemasaran iPad dan Galaxy Tab.

Dilaporkan, RIM hanya akan memasarkan 1,5 juta tablet, sedang Apple akan memasarkan 39,2 juta iPad dan Samsung akan mengapalkan 7 juta Galaxy Tab-nya.

PlayBook dikenalkan oleh RIM pada bulan April di Amerika dan Kanada dengan harga USD 500. Ia memiliki layar yang lebih kecil dibandingkan dengan iPad sehingga konon membuat mantan CEO Apple Steve Jobs menjuluki tablet tersebut dengan 'tweeners'. Ia terlalu besar untuk menjadi sebuah smartpone namun terlalu kecil untuk menjadi sebuah tablet.


(ash/fyk)





Hide Ads