Demi mencegah kejadian yang tak diinginkan, produsen komputer asal Taiwan ini pun melangsungkan program recall bagi laptop konsumen yang terkena kasus tersebut.
Tidak dijelaskan secara detail di negara mana saja terdapat produk Acer yang bermasalah tersebut. Untuk Indonesia, juga belum ada keterangan apakah ada seri Aspire yang termasuk kena recall.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait masalah kabel mikropon tersebut, Acer menerangkan kalau laptop bisa mengalami overheat jika tekanan ekstrim dilakukan berulang-ulang pada bagian kiri laptop. Akibatnya, sistem laptop secara keseluruhan berisiko tidak dapat berfungsi.
Acer menyatakan bakal mengganti kabel mikrofon di seri laptop Aspire tersebut untuk menghilangkan risiko overheat. User perlu melakukan cek nomor identifikasi laptop mereka di situs Acer untuk menentukan apakah model yang mereka punyai termasuk yang kabel mikrofonnya bermasalah. (fyk/faw)