Dengan platform Yukon yang bakal diluncurkan di perhelatan CES 2009 ini, AMD berupaya mencuri celah pasar antara netbook murah seperti Asus Eee PC dengan kelas notebook mini canggih seperti Sony Vaio.
AMD rupanya mengendus adanya gap teknologi di antara laptop mini. Netbook berharga murah biasanya rendah performanya sementara laptop mini kelas atas yang menyediakan performa tinggi harganya mahal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Memakai arsitektur yang sama dengan chip Athlon lainnya, Athlon Neo punya kecepatan 1,6 Ghz. Dalam platform Yukon, Neo diintegrasi dengan ATI Radeon X1250 dan opsi ATI Mobility Radeon HD 3410. Athlon Neo pun diklaim mampu menyediakan grafis yang hebat.
Laptop mini Pavilion dv2 dari Hewlett Packard adalah model pertama yang berbasis teknologi tersebut. Harganya berada pada kisaran US$ 700.
AMD mengklaim vendor komputer lain juga tertarik mengadopsi platform barunya ini. Intel sepertinya patut waspada karena beberapa analis memprediksi AMD bakal sukses dengan 'senjata' barunya tersebut.
Sharing info soal laptop? Gabung di detikINET Forum! (fyk/wsh)