Demikian disampaikan Dirut Telkom, Rinaldi Firmansyah dalam jumpa pers tarif dan industri telekomunikasi 2007 dan 2008 di gedung Telkom, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (18/1/2008).
Capex Telkom akan digunakan untuk pengembangan broadband (jalur komunikasi pita lebar) seperti pembangunan infrastruktur serat optik bawah laut di Kalimantan, Jawa, Nusa Tenggara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Telkom, menurut Rinaldi, berambisi menjadi pemain infokom nomor satu di Indonesia dan bukan sekadar perusahaan telekomunikasi belaka. Hal itu juga yang menjadi alasan Telkom mengakuisisi pengembang piranti lunak Sigma Cipta Caraka.
Dengan infrastruktur broadband itu, Telkom berharap pada 2012 semua jaringannya akan berbasis Internet Protocols (IP). Migrasi ke basis IP itu telah dimulai pada 2007.
Rinaldi menjelaskan untuk capex Telkomsel senilai US$ 1,7 miliar pendanannya akan dilakukan fifty-fifty baik dari internal maupun eksternal. Pendanaan eksternal yang akan dilakukan adalah penerbitan obligasi atau pinjaman bank.
"Telkomsel akan masuk pasar obligasi Rp 2-3 triliun di tahun ini," kata Rinaldi.
Telkomsel pada 2007 berhasil menambah 8.400 BTS sehingga pada akhir 2007 menjadi total 21.800 BTS. (wsh/wsh)