Maskapai Israel telah menandatangani kerja sama dengan salah satu perusahaan Elon Musk, Starlink. Internet ngebut dijanjikan hadir mulai tahun depan, jelas El Al Israel Airlines dalam pengumuman ke publik.
Melansir Reuters, Selasa (16/6/20260), detail dari angka kerja sama keduanya tidak diungkap. Dikatakan bahwa Starlink dari SpaceX bakal menawarkan nol biaya alias gratis, serta memungkinkan ratusan pelanggan langsung terkoneksi, termasuk dalam penerbangan jarak jauh.
Maskapai penerbangan global tersebut memang sedang berusaha untuk menarik pelanggan premium. Oleh karenanya, kebutuhan Wi-Fi cepat dalam penerbangan menjadi semakin penting.
Starlink mengoperasikan sekitar dua pertiga dari seluruh satelit di luar angkasa dan merupakan pendorong utama pendapatan perusahaan induknya yakni SpaceX, yang baru saja melantai di bursa saham. Starlink sendiri telah mendaftarkan 11 pelanggan maskapai penerbangan baru sejauh ini pada tahun 2026.
"Integrasi teknologi Starlink ke dalam pesawat El Al merupakan langkah maju yang signifikan, memungkinkan pelanggan tetap terhubung di udara, menikmati streaming langsung, dan terus bekerja serta berkomunikasi dengan lancar dan tanpa gangguan," kata Chief Executive El Al Levy Halevy.
Maskapai ini memiliki armada jarak jauh Boeing yang relatif baru, membuka pesawat tab 787 Dreamliner baru yang diperkirakan akan terus berkembang dalam beberapa tahun ke depan sembari memperluas jaringan rutenya. Pihaknya juga telah memesan pesawat Boeing 737 MAX untuk penerbangan ke Eropa.
Starlink menggunakan ribuan satelit yang berada di orbit rendah Bumi dibandingkan satelit geostasioner yang lebih besar dan lambat. Menurut Ookla, sebuah perusahaan analisis broadband, internet Starlink beberapa kali lebih cepat dibandingkan dengan sistem lama.
Simak Video "Video: Starlink Kasih Internet Gratis di Sumatera, Gimana Cara Kerjanya?"
(ask/ask)