×
Ad

Abaikan Protes Karyawan, Google Izinkan Militer AS Pakai AI Gemini

Anggoro Suryo - detikInet
Kamis, 30 Apr 2026 13:21 WIB
Foto: Google
Jakarta -

Langkah protes dari ratusan karyawan Google tampaknya tidak membuahkan hasil. Pemerintah Amerika Serikat melalui Pentagon dilaporkan telah mencapai kesepakatan resmi dengan Google untuk menggunakan sistem kecerdasan buatan (AI) Gemini di jaringan rahasia militer mereka.

Informasi ini diungkapkan oleh seorang pejabat AS anonim yang mengetahui detail kesepakatan tersebut. Meski isi pasti dan rincian kontraknya masih dirahasiakan, langkah ini semakin mengukuhkan ambisi Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, yang bertekad mengubah militer AS menjadi pasukan yang mengutamakan AI.

Juru bicara Google, Kate Dreyer, tidak membantah maupun memberikan rincian spesifik mengenai kontrak rahasia tersebut. Namun, ia menegaskan posisi perusahaan dalam mendukung keamanan nasional.

"Kami bangga menjadi bagian dari konsorsium luas yang terdiri dari laboratorium AI terkemuka serta perusahaan teknologi dan cloud yang menyediakan layanan infrastruktur AI untuk mendukung keamanan nasional," ujar Dreyer.

Dreyer juga menambahkan bahwa Google tetap berpegang teguh pada konsensus bahwa AI tidak boleh digunakan untuk pengawasan massal domestik atau persenjataan otonom tanpa adanya pengawasan manusia yang tepat.

Langkah keras Pentagon ini sebenarnya bukan hal yang mengejutkan. Michael Horowitz, mantan pejabat senior pertahanan yang kini menjadi profesor di University of Pennsylvania, mencatat bahwa sistem AI Google sebelumnya sudah digunakan di sistem publik.

Departemen Pertahanan AS sendiri telah lama merangkul AI, mulai dari menganalisis rekaman drone saat melawan ISIS, merampingkan logistik, hingga secara aktif menggunakan AI untuk dukungan penargetan intelijen dalam perang dengan Iran saat ini.



Simak Video "Video: Microsoft-Apple Minta Pengguna Tak Pakai Google Chrome, Kenapa?"


(asj/fay)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork