Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Raksasa AI Anthropic Tolak Dimanfaatkan Militer AS, Trump Murka

Raksasa AI Anthropic Tolak Dimanfaatkan Militer AS, Trump Murka


Fino Yurio Kristo - detikInet

Trump saat menyampaikan pidato kenegaraan di hadapan Kongres AS pada Selasa (24/2) waktu setempat (AP Photo/Matt Rourke)
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan akan menginstruksikan setiap lembaga federal segera menghentikan penggunaan teknologi Anthropic. Foto: AP Photo/Matt Rourke
Jakarta -

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan akan menginstruksikan setiap lembaga federal segera menghentikan penggunaan teknologi dari pengembang AI yang belakangan naik daun, Anthropic. Anthropic dilaporkan tak mau memenuhi keinginan Pentagon.

"Kami tidak membutuhkannya, kami tidak menginginkannya, dan tidak akan berbisnis dengan mereka lagi!" tulis Trump dalam unggahan di Truth Social, dikutip detikINET dari BBC.

Anthropic terjerat perseteruan dengan Gedung Putih setelah menolak tuntutan yang mengharuskan mereka memberi akses tak terbatas ke perangkat AI-nya bagi militer AS. Penolakan tersebut memicu Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menyatakan Anthropic sebagai 'risiko rantai pasokan'.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Label ini akan menjadikan Anthropic sebagai perusahaan AS pertama yang pernah menerima perlakuan tersebut secara publik. Anthropic pun menyatakan akan menggugatnya di pengadilan.

Instruksi Trump muncul setelah beberapa hari saling silang pendapat, baik secara publik maupun tertutup, antara CEO Anthropic Dario Amodei dan Hegseth.

Perusahaan tersebut khawatir mengenai potensi pemerintah untuk menggunakan perangkat AI-nya, seperti Claude, untuk pengawasan massal dan senjata otonom penuh. Hegseth dan Pentagon bersikeras agar Anthropic menyetujui penggunaan sah apa pun atas perangkat dan teknologi mereka.

Baik Trump maupun Hegseth mengumumkan keputusan terhadap Anthropic di media sosial. Sang Menhan menyatakan di X bahwa Anthropic segera ditetapkan sebagai risiko rantai pasokan, yang akan melarang perusahaan mana pun yang bekerja sama dengan militer melakukan aktivitas komersial dengan Anthropic.

Anthropic menyebut pihaknya belum mendengar kabar secara langsung dari Gedung Putih maupun militer. Meskipun demikian, mereka menegaskan penetapan sebagai risiko rantai pasokan secara hukum tidak berdasar dan akan menjadi preseden berbahaya bagi perusahaan Amerika yang bernegosiasi dengan pemerintah.

"Sebesar apa pun intimidasi atau hukuman dari Departemen Perang tidak akan mengubah pendirian kami mengenai pengawasan domestik massal atau senjata otonom penuh", tambah perusahaan itu.

Departemen Perang (Department of War) adalah sebutan lain yang diberikan oleh Trump untuk Departemen Pertahanan (Department of Defense).

Menurut Trump, perangkat Anthropic akan dihapus secara bertahap dari seluruh pekerjaan pemerintah dalam enam bulan ke depan. Terkait pelanggan Anthropic lainnya, pihak perusahaan mengatakan satu-satunya yang akan terdampak adalah perusahaan-perusahaan yang juga memiliki kontrak dengan militer. Mereka mungkin harus berhenti menggunakan Anthropic untuk pekerjaan yang dilakukan atas nama Departemen Pertahanan.

Sebelum pernyataan Trump, Anthropic sempat mengatakan bahwa jika Departemen Pertahanan AS memutuskan berhenti menggunakan perangkat mereka, pihak perusahaan akan membantu memfasilitasi transisi ke penyedia layanan lain.

Namun, Trump mengecam perusahaan tersebut di Truth Social. "Anthropic sebaiknya bersikap kooperatif dan membantu selama masa transisi penghapusan ini, atau saya akan menggunakan kekuatan penuh kepresidenan untuk memaksa mereka patuh, yang akan diikuti oleh konsekuensi perdata dan pidana berat," sebutnya.

Anthropic digunakan pemerintah dan militer AS sejak 2024 dan merupakan perusahaan AI tingkat lanjut pertama yang perangkatnya digunakan di lembaga-lembaga pemerintah untuk menangani pekerjaan rahasia.




(fyk/fyk)





Hide Ads