Mengenang kembali masa jabatannya, CEO Apple Tim Cook menyebut Apple Maps sebagai kesalahan yang sangat besar. "Produk tersebut belum siap," ujar Cook,yang akan mundur dari jabatan CEO pada bulan September mendatang, dalam acara town hall Apple pada 21 April 2026.
"Kami meminta maaf atas hal itu dan berkata gunakanlah aplikasi lain. Mereka lebih baik daripada milik kami. Itu adalah momen di mana kami harus menelan gengsi. Namun, itu adalah langkah yang tepat bagi para pengguna kami," sebutnya dilansir Bloomberg.
Apple Maps dirilis tahun 2012 bersamaan dengan iOS 6. Saat itu, aplikasi iPhone ini menuai kritik karena terasa belum rampung dan penuh bug. Forbes bahkan menilai Apple Maps lebih pintar mengarahkan pengemudi terjun dari jembatan alih-alih membantu mencapai tujuan dari titik A ke titik B.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun setelah lebih dari satu dekade, Apple Maps telah mengalami banyak peningkatan. "Kini kami memiliki aplikasi peta terbaik di planet ini. Kami belajar tentang kegigihan, dan kami melakukan hal yang sangat tepat setelah berbuat kesalahan," cetusnya.
Cook, yang menjabat CEO Apple sejak tahun 2011, mengumumkan akan mundur untuk mengambil peran sebagai chairman dewan direksi perusahaan. Senior Vice President of Hardware Engineering, John Ternus, akan menggantikan posisinya sebagai CEO.
Dalam town hall pada 21 April tersebut, Bloomberg melaporkan bahwa Cook menyebut matras pengisi daya nirkabel AirPower yang batal dirilis sebagai kesalahan lain di bawah kepemimpinannya, selain proyek pengembangan mobil otonom yang telah memakan waktu puluhan tahun.
Diumumkan pertama kali tahun 2017, AirPower awalnya dirancang sebagai pengisi daya nirkabel yang mampu mengisi daya hingga tiga perangkat secara bersamaan. Namun, karena dilaporkan adanya kendala dalam proses pengembangannya, produk ini tak pernah dirilis.
Cook juga menyoroti pencapaiannya selama town hall tersebut, dengan mengatakan bahwa ada begitu banyak momen yang sangat ia banggakan, terutama peluncuran Apple Watch di 2014.
"Saya ingat menerima pesan pertama tentang Apple Watch dari seorang pengguna yang memberi tahu saya bahwa jam tangan tersebut telah menyelamatkan nyawanya," kenang Cook.
"Kini tentu saja, saya menerima pesan serupa setiap harinya, tapi pesan yang pertama itu benar-benar membekas dan sangat menyentuh saya. Pesan itu membuat saya tertegun sejenak," imbuhnya yang dikutip detikINET dari USA Today, Minggu (26/4/2026).
(fyk/fay)