QRIS Jadi Gaya Hidup Baru, Netzme Bangun Sentra Penguatan UMKM
Hide Ads

QRIS Jadi Gaya Hidup Baru, Netzme Bangun Sentra Penguatan UMKM

Agus Tri Haryanto - detikInet
Minggu, 30 Nov 2025 19:07 WIB
QRIS Soundbox
Foto: Netzme
Jakarta -

Digitalisasi UMKM semakin mendesak di tengah perubahan perilaku pembayaran masyarakat dan meningkatnya kebutuhan transaksi yang cepat, aman, dan efisien. Transformasi ini kian penting mengingat teknologi pembayaran seperti QRIS telah menjadi bagian tak terpisahkan dari aktivitas ekonomi Indonesia.

Saat pertama kali diperkenalkan pada 2019, QRIS sempat diragukan oleh masyarakat. Namun adaptasi teknologi dan adopsi masif membuat QRIS kini menjadi standar pembayaran nasional. Bank Indonesia pada kuartal ketiga 2025 mencatat 58 juta pengguna QRIS, 41 juta merchant, dan nilai transaksi lebih dari Rp1,9 kuadriliun. Provinsi Jawa Timur berada di posisi ketiga sebagai wilayah dengan merchant QRIS terbanyak-4,6 juta merchant aktif, termasuk 869 ribu di Kota Malang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mendorong percepatan digitalisasi usaha lokal, PT Netzme Kreasi Indonesia (Netzme) meresmikan Sentra QRIS UMKM Hub Malang pada 19 November 2025. Ini merupakan sentra kedua setelah Surakarta, yang hadir sebagai pusat kolaborasi dan pengembangan teknologi pembayaran bagi UMKM, khususnya di wilayah Jawa Timur.
Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, menyambut baik hadirnya sentra ini.

"Inisiatif ini sejalan dengan program Kota Malang untuk mempercepat digitalisasi pembayaran UMKM. Kami berharap Sentra QRIS UMKM Hub Malang dapat menjadi peluang bagi UMKM sekaligus meningkatkan efisiensi dan daya saing mereka."

ADVERTISEMENT

Sentra QRIS UMKM Hub Malang dirancang bukan hanya sebagai pusat edukasi, tetapi juga sebagai ruang kolaborasi antara UMKM, komunitas, regulator, dan pemerintah daerah. Sentra ini turut memperkenalkan berbagai inovasi pembayaran berbasis QRIS seperti QRIS Soundbox Netzme, QRIS Tap, dan vending machine QRIS Tap.

Head of Product & Technology ASPI, Tata Martadinata, menyampaikan bahwa teknologi pembayaran modern adalah fondasi penting bagi UMKM untuk naik kelas.

"Sistem pembayaran Bank Indonesia yang cepat, mudah, dan aman menjadi kunci agar UMKM dapat memaksimalkan peluang digital. ASPI mengapresiasi inisiatif Netzme, termasuk QRIS Soundbox yang memudahkan pedagang menerima pembayaran QRIS secara aman dan praktis."

QRIS Soundbox Netzme memberikan notifikasi suara dan menampilkan nominal pembayaran secara instan sehingga pedagang tidak perlu mengecek aplikasi atau meminta bukti dari pelanggan, membuat proses transaksi lebih efisien dan nyaman. Sementara QRIS Tap berbasis NFC menjadi solusi pembayaran tambahan yang mudah diadopsi berbagai jenis usaha.

Sentra QRIS UMKM Malang juga membuka kolaborasi strategis (B2B) dengan lembaga yang ingin memperkuat ekosistem UMKM digital di Jawa Timur bersama Netzme.
CEO PT Netzme Kreasi Indonesia, Vicky G. Saputra, menegaskan bahwa momentum digital di Jawa Timur semakin kuat.

"Netzme ingin membantu pemerintah daerah, regulator, dan pendamping UMKM agar para pelaku usaha dapat memaksimalkan QRIS untuk pertumbuhan bisnis. Kami juga berkomitmen memberikan rasa aman bagi UMKM di tengah meningkatnya kasus penipuan," ucapnya.

Ia menambahkan bahwa QRIS Soundbox Netzme hadir sebagai solusi sederhana, terjangkau, dan disesuaikan dengan kebutuhan UMKM.

"Kami optimis teknologi ini akan mempercepat penguatan ekonomi digital di Jawa Timur sekaligus menjadi solusi pilihan bagi UMKM," tutup Vicky.




(agt/agt)
Berita Terkait