Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Nokia Siemens Networks Siap Pecat 9.000 Karyawan

Nokia Siemens Networks Siap Pecat 9.000 Karyawan


- detikInet

Jakarta - Meski baru beroperasi awal bulan lalu, April 2007, namun perusahaan infrastruktur jaringan Nokia Siemens Networks dikabarkan sudah bersiap memecat 9.000 karyawannya yang tersebar di seluruh negara dalam waktu dekat.Kabar tersebut praktis menjadi topik terhangat di seluruh media di mancanegara, seperti dikutip detikINET , Senin (7/5/2007).Harian The Sidney Morning Herald memberitakan, porsi terbesar dari pemutusan hubungan kerja (PHK) tersebut bakal berlangsung di kedua kantor utama perusahaan, yakni 2.900 di Jerman dan 1.700 di Finlandia. Program PHK besar-besaran itu berlangsung sejak 2007 hingga 2010.Celluler News melansir, proses PHK serupa juga akan 'menular' ke seluruh kantor perwakilan di negara-negara lain dalam beberapa bulan ke depan.Sementara InfoWorld mencibir rencana pemangkasan karyawan tersebut. Disebutkan, Nokia Siemens Networks berambisi untuk menyatukan lima miliar penduduk bumi dengan teknologi yang ditawarkannya, namun anehnya perusahaan itu malah memutuskan mata pencarian 9.000 sumber daya manusianya.Saat ini, seperti dilaporkan Current Analysis, Nokia Siemens Network memiliki pegawai sejumlah 60.000, dengan pendapatan global tahunan perusahaan itu mencapai 17,1 miliar Euro.Tekanan KompetisiSejatinya, rencana PHK tersebut sudah diutarakan sejak Juni 2006 lalu di mana Siemens AG dan Nokia Network baru memutuskan untuk bersatu. Keduanya sepakat untuk merampingkan 10% hingga 15% jumlah pekerjanya setelah joint venture itu terbentuk."Langkah strategis ini diperlukan supaya Nokia Siemens Network bisa berkompetisi mulai dari sekarang dan di masa-masa mendatang," klaim Simon Beresford-Wylie, CEO Nokia Siemens Networks, dilansir Celluler News.Sementara COO Nokia Siemens Networks, Mika Vehvilainen, menjelaskan perampingan karyawan itu mutlak diperlukan karena tingginya tekanan untuk menurunkan harga perangkat teknologi demi memenangkan persaingan dengan kompetitornya. Alcatel-Lucent yang juga baru melebur perusahaan merupakan salah satu kompetitor utama.Euro News memperkirakan program pemangkasan karyawan tersebut bakal memakan anggaran sebesar 1,5 miliar Euro. Namun nantinya, perusahaan bisa menghemat anggaran dengan besaran serupa setiap tahunnya.Nokia Siemens Network memiliki enam unit bisnis yang meliputi Radio Access, Service Core and Applications, Operation Support Systems, Broadband Access, IP/Transport and Services.Produk yang disediakan juga beragam, antara lain Internet Protocol Multimedia Subsystem (IPMS), Worldwide Interoperability for Microwave Access (WiMAX), Mobile and Fixed Soft Switches, Media Gateway, Push-to-Talk (PTT), Intelligent Networks (IN), Packet Core, Mobile TV Digital Video Broadcast-Handheld (DVB-H), dan Internet Protokol Television (IPTV). (rou/nks)





Hide Ads