Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Enterprise Tech
Pelanggan 1,1 Juta, Bakrie Raup Laba Bersih Rp 14,4 M
Enterprise Tech

Pelanggan 1,1 Juta, Bakrie Raup Laba Bersih Rp 14,4 M


- detikInet

Jakarta - PT Bakrie Telecom Tbk pada akhir Juni 2006 lalu telah mencapai angka pelanggan 1,1 juta untuk layanan Esia. Pencapaian itu cukup positif mengingat semester pertama 2005, Esia baru menjaring 249 ribu pelanggan dan 486,6 ribu pelanggan pada akhir tahun lalu itu.Dengan demikian laju pertumbuhan pelanggan Bakrie Telecom memperlihatkan peningkatan drastis sebesar 325% bila dibandingkan dengan jumlah pelanggan pada semester pertama 2005, dan peningkatan sebesar 118% selama enam bulan pertama di 2006 ini."Ini merupakan hasil dari upaya kerja keras kami dalam menjaring pelanggan dan melayaninya dengan tekun, serta strategi kami untuk terus melakukan efisiensi pada biaya operasi dan investasi, yang akan menjadi fondasi pertumbuhan perusahaan ke depannya," ujar Dirut Bakrie Telecom Anindya N. Bakrie, dalam keterangan tertulis, Rabu (16/08/2006).Operator telepon tetap mobilitas terbatas itu juga membukukan pendapatan bersih Rp 254,1 miliar pada semester pertama 2006 atau naik 150% dibanding pencapaian tahun sebelumnya di periode yang sama sebesar Rp 101,8 miliar.Dengan kenaikan pendapatan bersih tersebut berarti operator Esia itu mulai membukukan laba bersih sebesar Rp 14,4 miliar. Pencapaian itu merupakan prestasi tersendiri bagi operator yang baru saja go public pada Februari 2006 lalu, mengingat pada semester pertama 2005, perusahaan itu masih mencatat rugi bersih sebesar Rp 87,4 miliar.Berdasarkan laporan keuangan per 30 Juni 2006, perusahaan itu mencatat pendapatan kotor (gross revenue) sebesar Rp 355,1 miliar. Laporan itu berdasarkan penelaahan terbatas (limited review) Kantor Akuntan Publik Jimmy Budhi & Rekan, pada semester pertama tahun ini.Dengan pencapaian itu, Bakrie Telecom berhasil meningkatkan pendapatan kotornya sebesar 122% dari Rp 160,3 miliar yang dicapai pada semester pertama 2005.Sementara itu EBITDA (Earnings Before Interest, Tax, Depreciation & Amortization) juga melonjak tajam sebesar lebih dari 600% dari Rp 14,3 miliar pada semester pertama 2005 menjadi Rp 100,7 miliar di periode yang sama pada 2006. (rou) (dewidya/)






Hide Ads