Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Enterprise Tech
Rangkul 4 PTN, SAP Targetkan 10.000 Siswa
Enterprise Tech

Rangkul 4 PTN, SAP Targetkan 10.000 Siswa


- detikInet

Jakarta - Melalui SAP University Alliance Program, PT SAP Indonesia merangkul empat Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ternama, melengkapi universitas-universitas lain yang sudah lebih dulu bergabung. Keempat universitas itu adalah Universitas Indonesia (UI), Universitas Gajah Mada (UGM), Institut Pertanian Bogor (IPB), dan Insitut Teknologi Bandung (ITB). Enam universitas yang sudah lebih dulu bergabung adalah Universitas Kristen Maranatha Bandung, Universitas Bina Nusantara, Universitas Islam Indonesia, Institut Teknologi Harapan Bangsa, Universitas Indonusa Esa Unggul, dan Universitas Ciputra. Sehingga total universitas yang tergabung dalam program SAP University adalah 10 universitas.Dalam pelaksanaannya, perusahaan software asal Jerman SAP, bekerjasama dengan Edugate selaku fasilitator. Edugate bertugas menyediakan instalasi SAP, pelatihan, materi pelatihan, serta dukungan teknis. "Targetnya, diharapkan dari masing-masing universitas ada 1.000 mahasiswa yang belajar SAP per tahunnya, dari 10 universitas ada 10.000 siswa," kata Hanry D. Kumala, General Manager Edugate, di Jakarta International Club, Wisma BNI 46, Jl Jenderal Sudirman Jakarta, Rabu (09/08/2006). Selama ini, ujar Hanry, sudah ada 576 mahasiswa dari empat universitas yang sudah mempelajari SAP. "Kebanyakan memang mempelajari SAP ERP Fundamental," ujarnya. Dalam kerjasama ini, SAP melakukan investasi kurang lebih US$ 4,1 juta per universitas. Dana itu digunakan untuk sosialisasi pengetahuan solusi bisnis SAP melalui pemberian mata kuliah SAP. "Kerjasama ini merupakan wujud kepedulian universitas untuk mencetak SDM yang unggul dan berkualitas serta up to date dalam pengetahuan, khususnya di bidang teknologi informasi," ujar Krish Datta, Managing Director SAP Indonesia. Sedangkan bagi dunia bisnis, ujar Krish, ketersediaan tenaga ahli di bidang SAP dapat mengurangi biaya besar yang biasanya dikeluarkan kalangan bisnis untuk mendapatkan tenaga ahli SAP. Aplikasi SAP yang dijadikan mata kuliah meliputi MySAP Appreciation, MySAP Financials, MySAP Order Fullfillment, MySAP Human Resource, MySAP Procurement, MySAP BASIS. Topik-topik itu diambil dalam jangka waktu enam sampai delapan semester, tergantung universitas yang menerapkan. SAP disebut telah menjadi mata kuliah di universitas di negara lain, termasuk Australia, Malaysia, Singapura, dan negara-negara eropa. "ITB menyadari bahwa SAP akan sangat mendukung proses pembelajaran bagi para mahasiswa," kata Dwiwahju Sasongko, selaku Dekan Fakultas Teknik Industri. Menurut Yudho Giri Sucahyo, dari Fakultas Ilmu Komputer UI, SAP di UI akan dimanfaatkan oleh beberapa fakultas. Ini termasuk Fakultas Matematika dan IPA, Tehnik, Ekonomi, dan Ilmu Komputer. Dalam kerjasama tersebut, ujar Yudho, universitas mendapatkan keringan biaya lisensi SAP. "Kalau kita tidak ikut kerjasama, kita harus bayar lisensi SAP sebesar 5.000 euro. Tapi dengan kerjasama ini, kita dapat harga jauh lebih murah. Kita hanya harus membayar annual fee US$ 2.500 per tahun untuk 1.000 lisensi," ujar Yudho. SAP di UI, ujar Yudho, bisa diraih melalui dua jalur, pertama melalui kurikulum di mata kuliah ERP. "Bisa juga setelah itu si mahasiswa menempuh jalur sertifikasi," ia menambahkan. Hanry menambahkan, biaya sertifikasi SAP yang dilakukan melalui universitas bisa 50 persen lebih murah dibanding tempat lain. (wsh) (wicak/)




Hide Ads