Pemerintah China Beli Saham Alibaba dan Tencent, Buat Apa?

Pemerintah China Beli Saham Alibaba dan Tencent, Buat Apa?

ADVERTISEMENT

Pemerintah China Beli Saham Alibaba dan Tencent, Buat Apa?

Virgina Maulita Putri - detikInet
Sabtu, 14 Jan 2023 15:15 WIB
Fitur Pengenal Wajah Uighur Alibaba Tuai Kontroversi
Pemerintah China Beli Saham Alibaba dan Tencent, Buat Apa? Foto: DW (News)
Jakarta -

Pemerintah China membeli 'saham emas' di beberapa perusahaan teknologi raksasa, termasuk Alibaba, Tencent, dan ByteDance. Pembelian saham ini akan membuat pemerintah China lebih terlibat dalam bisnis perusahaan.

Saham emas ini biasanya setara dengan 1% perusahaan. Saham yang juga dikenal sebagai 'saham manajemen khusus' ini memberikan pemerintah China kontrol terhadap kebijakan bisnis tertentu di perusahaan.

Kepemilikan saham ini memungkinkan Partai Komunis China untuk memiliki pengaruh yang lebih besar di sektor teknologi China, terutama untuk mengontrol konten yang tersedia di platform tersebut.

Misalnya dalam kasus Alibaba, regulator internet China lewat salah satu perusahaan investasi negara pekan lalu membeli 1% saham dari salah satu anak perusahaan Alibaba yang bernama Guangzhou Lujiao Information Technology.

Pembelian saham ini bertujuan untuk memperketat kontrol terhadap konten di platform streaming video Youku dan web browser UCWeb milik Alibaba. Anak perusahaan tersebut juga memiliki anggota direksi baru yang ternyata merupakan petinggi regulator China.

Sementara itu, rencana pemerintah China untuk membeli saham Tencent masih dalam tahap diskusi. Namun Tencent dikabarkan ingin regulator dari Shenzhen yang membeli sahamnya, bukan yang berbasis di Beijing seperti yang membeli saham Alibaba.

Regulator yang sama juga membeli saham 1% di ByteDance, perusahaan induk TikTok. Petinggi Partai Komunis China Wu Shugang juga bergabung dalam direksi perusahaan, seperti dikutip dari Business Insider, Sabtu (14/1/2023).

Wu akan memiliki suara untuk menentukan strategi bisnis dan investasi, rencana merger, dan alokasi profit serta kontrol terhadap konten terhadap platform media ByteDance di China.

Pembelian saham ini kontras dengan hukuman keras yang biasanya diterima oleh perusahaan teknologi China. Pemerintah China biasanya menjatuhkan hukuman untuk mengontrol perusahaan teknologi yang dianggap menyalahi aturan.

Kondisi pasar di China yang sedang lesu akibat lockdown COVID-19 serta hilangnya investor asing sepertinya memaksa pemerintah China untuk mengevaluasi ulang pendekatannya untuk sektor teknologi.



Simak Video "Sebab Tencent Depak Ratusan Pegawai: Korupsi dan Penipuan"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/afr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT