Amazon Tetap Kembangkan Alexa di Tengah PHK Ribuan Karyawan

Amazon Tetap Kembangkan Alexa di Tengah PHK Ribuan Karyawan

ADVERTISEMENT

Amazon Tetap Kembangkan Alexa di Tengah PHK Ribuan Karyawan

Rachmatunnisa - detikInet
Senin, 09 Jan 2023 07:45 WIB
Amazon Hardware Chief Dave Limp
Amazon Hardware Chief Dave Limp. Foto: CNBC
Jakarta -

Pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran yang dilakukan Amazon membuat karyawan lain cemas, termasuk divisi pengembangan asisten virtual Alexa. Namun Amazon memastikan mereka tetap berkomitmen mengembangkan teknologi asisten virtual mereka.

Amazon Hardware Chief Dave Limp, menyebutkan mereka tidak may menyerah begitu saja mengembangkan Alexa, meskipun tim di balik teknologi tersebut adalah target utama PHK terbesar dalam sejarah perusahaan.

Amazon tahun lalu mulai merumahkan karyawannya sebagai bagian dari langkah sang CEO Andy Jassy dalam menekan biaya di tengah prospek ekonomi yang memburuk dan pertumbuhan pendapatan yang melambat.

Dikutip dari CNBC, divisi perangkat dan layanan Amazon, yang mengawasi pengembangan produk seperti Alexa, speaker pintar Echo, dan e-reader Kindle, termasuk di antara kelompok yang terdampak kebijakan ini.

Hampir 2.000 orang di divisi Limp diberhentikan sebagai dampak dari PHK. Pekan ini, Jassy mengatakan, Amazon akan memangkas lebih dari 18.000 peran, sebagian besar adalah para karyawan di toko dan organisasi sumber daya manusianya.

Sebelumnya, seorang sumber yang mengetahui isu tersebut mengatakan kepada CNBC bahwa 10.000 karyawan Amazon akan diberhentikan. Namun sumber tersebut memberi catatan bahwa jumlahnya tidak akan tetap dan dapat berubah sewaktu-waktu.

Bersamaan dengan PHK, Amazon juga membekukan perekrutan baru di tenaga kerja korporatnya, dan menutup beberapa proyek yang lebih eksperimental, seperti layanan telehealth dan perangkat panggilan video untuk anak-anak.

"Apa yang kami lakukan adalah, kami melihat proyek yang mungkin dikerjakan dalam ketidakpastian ini, imbalan risiko untuk proyek tersebut. Aan apa yang mungkin mereka berikan untuk pelanggan tidak hanya di sana, sebagian ada di Alexa, sebagian ada di bagian lain di divisi saya," ujarnya.

"Tetap saja, Amazon berkomitmen penuh pada divisi Alexa meskipun perusahaan mengambil langkah-langkah untuk lebih disiplin dalam hal biaya di tengah kondisi ekonomi yang sangat tidak pasti," kata Limp.

"Masih ada ribuan orang yang mengerjakan proyek ini. Ini proyek besar," kata Limp, berbicara di acara Consumer Electronics Show di Las Vegas, Amerika Serikat.

Sejak diluncurkan pada tahun 2014, Amazon telah melakukan investasi besar di Alexa dan menugaskan talenta terbaiknya untuk mengembangkan teknologi asisten virtual.

Sebagian besar pengembangan Alexa, diketahui atas arahan langsung pendiri Amazon Jeff Bezos. Saat Alexa pertama kali diluncurkan, Bezos sangat yakin bahwa fitur suara akan memainkan peran kunci dalam cara orang berinteraksi dengan komputer di masa depan. Dalam perkembangannya, Amazon memiliki 5.000 karyawan yang mengembangkan Alexa dan Echo.



Simak Video "Kabar Terbaru, Amazon Akan PHK 18 Ribu Karyawan"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/afr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT