Banyak Investor Kripto Tarik Dana, Bos Binance Klaim Sudah Stabil

Banyak Investor Kripto Tarik Dana, Bos Binance Klaim Sudah Stabil

ADVERTISEMENT

Banyak Investor Kripto Tarik Dana, Bos Binance Klaim Sudah Stabil

Anggoro Suryo - detikInet
Jumat, 16 Des 2022 19:00 WIB
Ilustrasi Binance
Foto: Dok. Shutterstock
Jakarta -

CEO Binance Zhao Changpeng angkat bicara soal banyaknya penarikan dana di platform bursa mata uang kripto tersebut. Menurutnya kini kondisinya sudah stabil.

Pada 14 Desember lalu, tercatat ada penarikan token ethereum sebesar USD 1,9 miliar selama 24 jam. Penarikan besar-besaran ini menimbulkan kecemasan dari para investor karena takut industri kripto ini kolaps.

Namun menurut CZ, panggilan Zhao, kondisinya kini sudah stabil dan sudah banyak investor yang kembali menyetorkan dananya. Menurut Binance ada dana sebesar USD 1,14 triliun yang ditarik selam 12 jam dan hal tersebut bisa ditangani dengan mudah, karena bisnis model mereka yang hanya "menyimpan aset dan menghasilkan pemasukan dari biaya transaksi".

Hal ini berbeda dengan FTX yang kolaps dan pendirinya baru ditangkap, karena rival Binance itu meminjamkan dana dari konsumen ke perusahaan trading Alameda Research, demikian dikutip detikINET dari SCMP, Jumat (16/12/2022).

Lalu Binance juga meyakinkan para investor kalau cadangan aset kripto yang disimpan di platformnya dijamin sepenuhnya. Data ini berasal dari audit yang dilakukan oleh Mazars, yang menyebut Binance memiliki kendali terhadap lebih dari 575.742,42 Bitcoin pelanggannya, yaitu senilai $9,7 miliar pada saat artikel ini dipublikasikan. Mazars menyatakan bahwa "Binance memiliki jaminan 101%."

Audit tersebut mencakup beberapa akun salah satunya akun spot yang dimiliki oleh para pelanggan Binance. Selain jaringan Bitcoin, wrapped BTC di Ethereum, BNB Chain dan BNB Smart Chain juga termasuk dalam audit tersebut.

Sebagai bagian dari janji proof-of-reserves, Binance mengajukan permintaan agreed-upon procedures (AUP), atau audit dengan skala terbatas, pada tanggal 22 November.

Sebagaimana diungkapkan dalam prosedurnya, Mazars secara independen memperoleh nilai nominal aset pelanggan Binance dengan menguji berbagai alamat dompet yang dikendalikan oleh Binance. Auditor meminta Binance untuk mentransfer aset ke alamat yang ditentukan dan mengembalikannya untuk memverifikasi proof of ownership (bukti kepemilikan).

Selain itu, perusahaan tersebut menggunakan perangkat lunaknya untuk melakukan agregasi data klien yang diperolehnya dan menghitung Merkle Root Hash dari data klien tersebut. Hal ini memungkinkan klien Binance untuk memverifikasi Merkle Leaf mereka secara mandiri dan kriptografis sebagai bagian dari Merkle Root tersebut.



Simak Video "YG Entertainment Masuk Dunia Metaverse Gandeng Binance"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/fyk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT