Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Enterprise Tech
Nokia dan Siemens akan Gabungkan Unit Bisnis
Enterprise Tech

Nokia dan Siemens akan Gabungkan Unit Bisnis


- detikInet

New York - Nokia dan Siemens akan menggabungkan unit bisnis perangkat jaringan telekomunikasi mereka, dalam kesepakatan bisnis senilai US$31,6 miliar (US$1 = Rp 9.378. Sumber: detikcom).Associated Press melansir hal itu, mengutip The Wall Street Journal yang diinformasikan oleh orang-orang yang terlibat dalam transaksi tersebut. Nokia, perusahaan telekomunikasi asal Finlandia, dan Siemens asal Jerman, berencana mengumumkan rencana merger tersebut, pada hari ini Senin (19/6/2006). Seperti diberitakan, rencana tersebut telah disetujui para pemegang saham dari kedua perusahaan. Kesepakatan mencakup pembentukan perusahaan baru yang bermarkas di Finlandia. Para petinggi yang duduk di perusahaan baru itu, kebanyakan akan berasal dari Nokia, dan dipimpin oleh Eksekutif Nokia, Simon Beresford-Wylie.Gabungan kedua perusahaan ini akan menghilangkan biaya riset dan pengembangan yang redundan, sehingga menghemat US$1,58 miliar per tahun. Perusahaan baru akan berbentuk seperti joint venture, karena kedua perusahaan masih punya andil. Siemens sendiri tidak akan melepas bisnis jaringannya, tapi di perusahaan baru nanti peranannya akan lebih kecil dibanding Nokia. Gabungan kedua perusahaan ini, akan menjadi pemain terbesar ketiga di bisnis jaringan telekomunikasi, setelah Ericsson dan gabungan Lucent-Alcatel, yang telah mengumumkan rencana merger tiga bulan lalu.Bergabungnya Nokia-Siemens juga diyakini akan mengancam posisi Motorola, yang akan turun ke posisi keempat. Bisnis ponsel Nokia dipercaya tidak akan terpengaruh dengan adanya merger tersebut. (nks) (ketepi/)





Hide Ads