Rencana Rahasia Elon Musk untuk Twitter Dibongkar, Ada Produk X

Rencana Rahasia Elon Musk untuk Twitter Dibongkar, Ada Produk X

Fitraya Ramadhanny - detikInet
Sabtu, 07 Mei 2022 20:32 WIB
CEO, and chief engineer at SpaceX, Elon Musk and his mother, supermodel Maye Musk, arrive for the 2022 Met Gala at the Metropolitan Museum of Art on May 2, 2022, in New York. - The Gala raises money for the Metropolitan Museum of Arts Costume Institute. The Galas 2022 theme is
Elon Musk ungkap rencana terhadap Twitter (Foto: AFP/ANGELA WEISS)
Jakarta -

Sejak bos Tesla, Elon Musk membeli Twitter, dunia penasaran mau diapakan Si Burung Biru itu. Akhirnya rencana Elon terungkap.

Dilansir dari News.com Australia, Sabtu (7/5/2022) rencana orang paling kaya di dunia terhadap Twitter dibuka di hadapan para investor. Usai membeli Twitter senilai USD 44 miliar (Rp 635 triliun) Elon menyampaikan rencana bisnisnya terkait Twitter.

Elon di hadapan para investor mengatakan mau meningkatkan pendapatan tahunan Twitter dari USD 5 miliar, menjadi USD 26,4 miliar di 2028. The New York Times melaporkan Elon juga ingin meningkatkan jumlah pengguna dari 217 juta di akhir 2021 menjadi 600 juta di 2025 dan 931 juta di 2028.

Yang menarik, ada produk baru misterius diungkap. Produk Twitter ini dinamai X dan diberi target 104 juta pengguna pada 2028. Produk macam apakah X ini? Apa dampaknya terhadap Twitter? Hal itu belum diungkap jelas.

Elon Musk ingin pendapatan rata-rata dari tiap pengguna menjadi USD 30,22 di tahun 2028, dari sebelumnya USD 24,83 di 2021. Elon juga akan bongkar pasang pegawai, ada yang akan dipecat dan direkrut. Tujuan akhirnya adalah memiliki 11.072 pegawai pada 2025.

Saat ini Twitter punya 7.500 pegawai. Akan ada 1.725 pegawai baru di 2022, namun 893 pegawai akan diberhentikan di 2023, sebelum ada pembukaan lowongan kerja lagi. New York Times mengatakan Elon mau memangkas sebagian orang lama dan memasukkan banyak talenta baru untuk engineering.

Sementara itu Twitter Blue, layanan berlangganan kustom untuk pengguna Twitter, diharapkan meraih 159 juta pengguna dalam 6 tahun ke depan. Twitter Blue baru diluncurkan tahun 2021.

Twitter juga mengincar bisnis pembayaran dengan target USD 15 juta di 2023 dan USD 1,3 miliar di 2028. Namun belum diketahui detilnya. Twitter juga akan mengurangi ketergantungan pada pendapatan iklan sampai 50 persen.



Simak Video "Elon Musk Tunda Kesepakatan Beli Twitter, Ini Alasannya"
[Gambas:Video 20detik]
(fay/afr)