Luar Biasa! 3 Raksasa Teknologi dalam Genggaman Elon Musk

Luar Biasa! 3 Raksasa Teknologi dalam Genggaman Elon Musk

Fino Yurio Kristo - detikInet
Selasa, 26 Apr 2022 16:14 WIB
The construction site of the new Tesla Gigafactory for electric cars is pictured in Gruenheide near Berlin, Germany, Friday, March 18, 2022. (AP Photo/Michael Sohn)
Elon Musk saat buka pabrik baru Tesla di Texas. Foto: AP Photo
Jakarta -

Elon Musk resmi membeli Twitter dengan mahar di kisaran Rp 630 triliun. Dengan demikian, pria kelahiran Afrika Selatan ini menggenggam 3 raksasa teknologi. Itu pun belum termasuk perusahaannya yang lain seperti Boring Company atau Neuralink.

Berikut 3 perusahaan teknolog raksasa yang sekarang dikendalikan oleh orang terkaya di dunia itu:

Tesla

Elon Musk punya 17% saham perusahaan mobil listrik Tesla ini sekaligus sebagai CEO. Tesla telah menjelma menjadi perusahaan terbesar dunia di sektor otomotif, dengan valuasi sekitar USD 1 triliun, mengalahkan raksasa lama seperti Toyota.

Sebenarnya, Elon Musk bukan pendiri Tesla, melainkan Marc Tarpenning dan Martin Eberhard. Elon Musk dulu memimpin pendanaan Tesla dan kemudian menjadi CEO pada tahun 2008. Sejauh ini, Tesla masih sangat berkuasa di industri mobil listrik dan para rivalnya masih belum dapat bersaing.

SpaceX

SpaceX didirikan oleh Elon Musk pada Maret 2020 dari uang hasil penjualan PayPal. Elon Musk yang juga menjadi CEO SpaceX, punya sekitar separuh saham perusahaan kendaraan antariksa ini.

Dengan valuasi sekitar USD 50 miliar, SpaceX dikenal akan teknologi inovatifnya seperti roket yang bisa mendarat kembali di Bumi sehingga dapat digunakan lagi. Saat ini, SpaceX juga sedang merancang Starship yang nantinya akan dipakai mengantar manusia ke Planet Mars.

Twitter

Twitter didirikan pada tahun 2006 oleh Jack Dorsey, Noah Glass, Biz Stone dan Evan Williams. Dengan konsep cuitan singkat atau mikroblogging, Twitter cepat melesat dan saat ini, penggunanya berada di kisaran 400 juta.

Elon Musk sangat suka menggunakan Twitter dan mendadak ingin membelinya. Akhirnya, pihak perusahaan setuju melepas Twitter senilai USD 44 miliar ke Elon Musk. Banyak pihak menunggu inovasi atau perubahan seperti apa yang akan dihadirkan Elon Musk ke situs berlambang burung ini.



Simak Video "Elon Musk Tunda Kesepakatan Beli Twitter, Ini Alasannya"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fay)