Data Center AWS Asia Pacific (Jakarta) Region Diresmikan

Data Center AWS Asia Pacific (Jakarta) Region Diresmikan

ADVERTISEMENT

Data Center AWS Asia Pacific (Jakarta) Region Diresmikan

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Selasa, 14 Des 2021 20:14 WIB
SANTA MONICA, CA - SEPTEMBER 6:  The Amazon logo is projected onto a screen at a press conference on September 6, 2012 in Santa Monica, California.  Amazon unveiled the Kindle Paperwhite and the Kindle Fire HD in 7 and 8.9-inch sizes. (Photo by David McNew/Getty Images)
Foto: GettyImages
Jakarta -

Amazon Web Services (AWS) meresmikan AWS Asia Pacific (Jakarta) Region, yang merupakan kumpulan dari beberapa data center dengan lokasi tersebar di beberapa tempat di Indonesia.

Ini artinya, pengguna layanan AWS kini bisa menikmati layanan dengan latensi yang lebih rendah, karena lokasi data centernya yang lebih dekat. Mereka pun merilis studi terbarunya tentang dampak ekonomi dari investasi dan pembangunan AWS Asia Pacific (Jakarta) Region tersebut.

Dalam studi tersebut AWS menemukan kalau AWS Asia Pacific (Jakarta) Region diharapkan bisa menciptakan 24 ribu lapangan pekerjaan, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Pekerjaan ini akan menjadi bagian dari rantai pasokan AWS di Indonesia, seperti konstruksi, pemeliharaan fasilitas, teknik, telekomunikasi, dan pekerjaan-pekerjaan dalam perekonomian Indonesia yang lebih luas.

Nilai investasinya diperkirakan mencapai USD 5 miliar atau sekitar Rp 71 triliun dalam kurun waktu 15 tahun ke depan, yang mencakup belanja modal untuk pembangunan data center, biaya operasional terkait dengan utilitas yang sedang berjalan dan biaya fasilitas, dan pembelian barang dan jasa dari pelaku bisnis regional.

Dalam 15 tahun ke depan, AWS Asia Pacific (Jakarta) Region juga diperkirakan akan berkontribusi terhadap Pendapatan Domestik Bruto (PDB) Indonesia sebesar USD 10,9 miliar atau sekitar Rp 155 triliun.

AWSAWS Foto: Dok. AWS

"Cloud menghadirkan beragam peluang bagi organisasi-organisasi, terlepas dari skala maupun jenis organisasinya-dari pelaku bisnis atau perusahaan-perusahaan, institusi pendidikan, hingga lembaga-lembaga pemerintahan-untuk mentransformasikan kegiatan operasional mereka serta menghadirkan pengalaman-pengalaman yang benar-benar baru dan menyeluruh bagi para pelanggan mereka," kata Prasad Kalyanaraman, Vice President of Infrastructure Services, AWS, Selasa (14/12/2021).

"Kami berharap teknologi cloud AWS akan membantu kami mencapai visi dan tujuan yang digariskan dalam cetak biru Sistem Pembayaran Indonesia 2045, mendigitalkan sepenuhnya sistem pembayaran nasional dan mengintegrasikan banyak pemangku kepentingan dan kegiatan ekonomi di bawah prinsip panduan keamanan dan perlindungan data," tambahnya.

Dengan diluncurkannya AWS Asia Pacific (Jakarta) Region, AWS memiliki 84 Availability Zone di 26 wilayah geografis secara global, dan memiliki rencana untuk mengumumkan peluncuran 24 Availability Zone lagi serta delapan AWS Region lainnya di Australia, Kanada, India, Israel, Selandia Baru, Spanyol, Swiss, dan Uni Emirat Arab.

AWS Region terdiri dari Availability Zone yang menempatkan infrastruktur di lokasi geografis yang terpisah dan berbeda.

Availability Zone terletak cukup jauh satu sama lain untuk mendukung kelangsungan bisnis pelanggan, namun cukup dekat untuk menyediakan latensi rendah bagi aplikasi-aplikasi dengan ketersediaan tinggi yang menggunakan beberapa Availability Zone. Setiap Availability Zone memiliki daya, pendinginan, dan keamanan fisik independen serta terhubung melalui jaringan redundan dengan latensi ultra-rendah.

AWS Asia Pacific (Jakarta) Region merupakan bentuk upaya terbaru dari investasi berkelanjutan AWS di Indonesia. Setelah pada 2018 lalu mereka membuka kantor di Jakarta.

Lalu pada 2020 mereka meluncurkan AWS Outposts yang menawarkan akses kepada pelanggan dan mitra Indonesia ke infrastruktur AWS, layanan AWS, API, dan tools di hampir semua pusat data virtual, ruang kolokasi, atau fasilitas on-premises untuk menghadirkan pengalaman hybrid yang benar-benar konsisten.

Dan yang terbaru adalah Amazon CloudFront, yang merupakan jaringan pengiriman konten (CDN), yang pada Maret 2021 lalu dibuka lokasi edge pertamanya di Indonesia, dan menawarkan latensi hingga 30% lebih rendah kepada pelanggan di Indonesia.



Simak Video "Amazon Bakal PHK 10 Ribu Karyawannya"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT