Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
'TI Mampu Dongkrak Ekonomi Vietnam'

'TI Mampu Dongkrak Ekonomi Vietnam'


- detikInet

Vietnam - Sektor teknologi informasi (TI), termasuk software development, dinilai bisa membantu Vietnam menggiring perekonomiannya masuk ke "Asian Miracle of Great Economic Growth" dalam satu dekade ke depan.Hal ini diungkapkan Ketua Microsoft Bill Gates. "Saya sangat optimis, tak hanya di aktifitas kami, tapi di semua pengembangan baru yang ada di Vietnam," ujar Gates setelah rapat dengan kepala pemerintahan Vietnam, leader IT business dan mahasiswa.Gates melihat, Vietnam dalam 10 tahun ke depan mampu masuk ke dalam daftar "Asian Miracle of Great Economic Growth". Gates juga menanggapi positif terkait keputusan pembuat chip terbesar di dunia -- Intel -- untuk mendirikan pabrik riset dan pengembangan tahun ini di dekat Ho Chi Minh City.Gates menambahkan, Vietnam tidak hanya fokus di manufacturing. "Vietnam juga fokus di software development untuk outsourcing," tutur Gates seperti dilansir detikINET dari AFP Senin (24/4/2006).Pelatihan bahasa asing, menurut Gates, juga bisa membantu Vietnam membangun call center dan mengembangkan bisnis outsourcing lainnya. Sektor ini, masih menurut Gates, mampu menciptakan jutaan lapangan kerja di India."Vietnam berkesempatan melihat semua model yang sudah berjalan, mengambil model terbaik lalu memakainya untuk diterapkan," kata Gates.InvestasiGates, yang baru-baru ini menemui para mahasiswa di Hanoi, mengatakan investasi di pendidikan adalah kunci penting mendongkrak sektor teknologi dan ekonomi keseluruhan. Microsoft baru-baru ini juga sudah bertatap muka dengan Perdana Menteri Phan Van Khai dan Presiden Tran Duc Luong, untuk bersama-sama membangun sektor TI di Vietnam."Microsoft berjanji akan memainkan peranannya dengan membuat serangkaian investasi di negara itu," ujar Gates lagi.Di lain sisi, Vietnam berambisi untuk bisa bergabung dengan World Trade Organisation (WTO) tahun ini. Namun Amerika Serikat (AS) meminta Vietnam terlebih dulu untuk membereskan masalah pembajakan software, hak cipta dan merek dagang yang saat ini merajalela di negaranya.Sebagai tambahan, Microsoft minggu lalu sudah menandatangani persetujuan dengan Kementerian Keuangan Vietnam terkait pemakaian software berlisensi."Ini merupakan penegasan yang positif dari pemerintah untuk berkomitmen melindungi intellectual property agar bisa masuk menjadi anggota WTO," papar Microsoft dan Kementerian Vietnam. (dwn) (rouzni/)







Hide Ads