Jeff Bezos Suntik Dana ke Startup Indonesia Ula

Jeff Bezos Suntik Dana ke Startup Indonesia Ula

Fitraya Ramadhanny - detikInet
Senin, 04 Okt 2021 11:46 WIB
Sosok Jeff Bezos jadi sorotan. Pasalnya pendiri Amazon sekaligus salah satu orang terkaya dunia itu dikabarkan berinvestasi di startup e-commerce Indonesia, Ula
Jeff Bezos suntik dana ke startup Indonesia yaitu Ula (Foto: AP Photo/Pablo Martinez Monsivais)
Jakarta -

Founder Amazon Jeff Bezos, diberitakan menyuntik dana ke sebuah startup Indonesia. Hal ini jadi bukti startup lokal makin menarik di mata dunia.

Tech Crunch seperti dilihat Senin (4/9/2021) memberitakan startup e-commerce Ula mendapatkan pendanaan Seri B sebesar USD 87 juta (Rp 1,2 triliun). Pendanaan ini dari Prosus Ventures, Tencent dan B Capital. Jeff Bezos ikutan menyuntik dana dalam putaran kali ini.

Tech Crunch memberitakan Jeff Bezos setuju untuk ikut mengucurkan duit lewat Bezos Expeditions. B Capital, Tencent dan Prosus Ventures diposisikan sebagai co-lead.

"Investor terbaru Ula datang dengan keahlian global dan berbagi pemikiran jangka panjang perusahaan. Kami senang mereka percaya dengan misi Ula dan harapannya bisa belajar dari pengalaman mereka membayangkan ulang ritel di pasar tumbuh yang lainnya," kata Co-founder dan CEO Ula, Nipun Mehra dalam pernyataan resminya.

Startup e-commerce Ula baru berumur 1,5 tahun dan berbasis di Jakarta. Sebelumnya, mereka sudah mendapat pendanaan dari B Capital Group, Sequoia Capital India, Lightspeed Venture Partners dan Quona Capital.

Jeff Bezos dilaporkan kepincut Ula yang merupakan platform e-commerce B to B, karena memang Amazon belum masuk ke Asia Tenggara dan hanya hadir secara terbatas di kawasan ini.

Startup Ula didirikan oleh Nipun Mehra (mantan eksekutif Flipkart di India dan mantan mitra di Sequoia Capital India), Alan Wong (sebelumnya bekerja di Amazon), Derry Sakti (yang mengawasi operasi raksasa barang konsumen P&G di Indonesia), dan Riky Tenggara (sebelumnya di Lazada dan aCommerce). Ula membantu ritel kecil dengan solusi rantai suplai, inventory dan modal kerja.



Simak Video "Ambisi Bos Amazon untuk Perpanjang Umur Manusia"
[Gambas:Video 20detik]
(fay/fyk)