Mi Band 6 Jadi Andalan Xiaomi Tantang Apple

Mi Band 6 Jadi Andalan Xiaomi Tantang Apple

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Rabu, 08 Sep 2021 13:13 WIB
Xiaomi Mi Band 6
Xiaomi Mi Band 6. Foto: dok. Xiaomi
Jakarta -

Xiaomi menggila selama Q2 2021, tak cuma jadi raja pasar ponsel, mereka pun menjadi pemuncak di pasar wearable lewat Mi Band 6.

Selama Q2 2021, menurut Canalys Xiaomi mengapalkan 52,6 juta ponsel, dan punya market share mencapai 16,7%, kedua terbesar di bawah Samsung dan di atas Apple. Bahkan selama Juni 2021, menurut Counterpoint, market share Xiaomi adalah yang paling tinggi di bisnis ponsel, yaitu 17,1%.

Performa mentereng itu ternyata tak cuma ada di bisnis ponsel, karena di bisnis wearable pun, mereka punya pencapaian baru yang terbantu dari Mi Band 6. Menurut Canalys, selama Q2 2021, Xiaomi mengapalkan 8 juta unit wearable (naik 2,6% YoY), menyalip Apple yang mengapalkan 7,9 juta unit wearable (naik 29,4% YoY).

Secara market share untuk wearable, Xiaomi mendapat 19,6% dan Apple 19,3%, demikian dikutip detikINET dari Phone Arena, Rabu (8/9/2021).

Di posisi ke-3 ada Huawei yang mengapalkan 3,7 juta unit wearable pada periode April-Juni 2021. Jumlah pengapalan ini turun 53,9% dibanding Q2 2020, yang membuat market share mereka turun 9,2% dari 21%.

Fitbit, kini dimiliki Google, ada di posisi ke-4 dengan pengapalan 3 juta unit wearable dan market share 7,3%, naik 20,6% secara YoY. Dan Samsung ada di posisi ke-5 dengan pengapalan wearable 2,5 juta unit, market share 6,1% dan tumbuh 114,1%.

Secara total, selama Q2 2021 ada 40,9 juta unit wearable yang dikapalkan, naik 5,6% dibanding Q2 2020.

"Xiaomi mengambil langkah bijak dengan mempercepat perilisan Mi Band 6, yang merupakan perangkat lebih menarik ketimbang pendahulunya. Perubahan langkah ini ini membantu Xiaomi meningkatkan pengapalan gelang tersebut sebanyak 1,3 juta unit selama kuartal ini," ujar cynthia Chen, Research Analys di Canalys.

Masih dari laporan Canalys, Xiaomi juga jadi penguasa bisnis ponsel di 22 negara, seperti Italia, Prancis, dan juga Indonesia. Bahkan di Spanyol mereka sudah menjadi 'penguasa' sejak enam kuartal berturut-turut.

Selain itu, di 65 negara mereka berada di lima besar. Lalu dari 22 negara di mana mereka menjadi peringkat satu, ada 10 negara di mana Xiaomi pertama kalinya berada di posisi tersebut.

Sepanjang Q2 2021, total pendapatan yang dikumpulkan oleh Xiaomi mencapai 87,8 miliar yuan atau setara 64% year-on-year sedangkan laba bersih yang sudah disesuaikan pada periode yang sama mencapai 6,3 miliar yuan atau naik 87,4% YoY.



Simak Video "iPhone 13 Diejek Samsung"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/fay)