KLAR, Startup Tawarkan Perawatan Estetika Gigi Tanpa Behel

KLAR, Startup Tawarkan Perawatan Estetika Gigi Tanpa Behel

Agus Tri Haryanto - detikInet
Rabu, 30 Jun 2021 10:46 WIB
Startup perawatan gigi KLAR
Foto: KLAR
Jakarta -

KLAR, startup teknologi perawatan gigi estetika baru saja meraih investasi tahap awal. Startup ini dengan percaya diri membidik pasar aligner senilai Rp 43 triliun.

Tidak disebutkan berapa nilai pendanaan tersebut, namun yang pasti suntikan dana segar tersebut dipimpin AC Ventures dan partisipasi dari Kenangan Fund.

"Kami dan investor sedari awal sepakat bahwa tujuan bisnis kami adalah memberikan solusi teknologi perawatan gigi yang reliable bagi masyarakat Indonesia," ujar CEO dan Co-Founder KLAR Ellen Pranata, Rabu (30/6/2021).

KLAR akan mengalokasikan pendanaan tahap awal ini untuk empat tujuan bisnis utama. Pertama, dilakukan pengembangan dan riset untuk mengoptimalkan biaya perawatan.

Kedua, KLAR berencana memperbesar tim mereka guna mendukung pertumbuhan pesat perusahaan agar dapat menjadi market leader.

Ketiga, dana akan dimanfaatkan untuk memperkuat posisi perusahaan sebagai brand andalan bagi pasien dan dokter gigi mitra dengan memberikan solusi merapikan gigi tanpa ribet. Terakhir, KLAR akan menambah portofolio produk pendukung dalam merapikan gigi pasien secara menyeluruh.

Startup perawatan gigi KLARStartup perawatan gigi KLAR Foto: KLAR

Diluncurkan pertama kali pada September 2020, KLAR tumbuh menjadi salah satu brand teknologi perawatan gigi paling menarik di Indonesia. Kurang dalam setahun, startup ini telah menggaet mitra lebih dari 600 dokter gigi (dokter gigi umum dan spesialis).

Menggabungkan kecanggihan teknologi dengan keahlian ortodontis, KLAR menciptakan ultra-clear aligner yang modern dan diklaim nyaman dipakai, serta dapat merapikan estetika gigi tanpa penggunaan behel kawat.

Startup perawatan gigi KLARStartup perawatan gigi KLAR Foto: KLAR

Mengandalkan model Business-to-Business-to-Customer (B2B2C) menyediakan teknologi aligner berkualitas ke dokter gigi mitra yang bisa ditawarkan ke pasien. Dokter gigi dan pasien dapat berinteraksi dan memantau status perawatan dari jarak jauh dengan aplikasi mobile KLAR, bernama KLAR Smile.

"Kami menawarkan kualitas perawatan estetik gigi kelas dunia, tetapi kami mampu menawarkan dengan harga yang lebih terjangkau, karena proses keseluruhan proses produk dan perawatan dilakukan di Indonesia," pungkas Ellen.

Potensi pasar aligner bisa mencapai USD 3 miliar atau Rp 43 triliun. Solusi yang dihadirkan dan andalan KLAR di atas diharapkan menjadi katalisator meraup potensi pasar tersebut.



Simak Video "Survei Populix Top 3 Startup di RI: Gojek, Tokopedia dan Traveloka"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fay)