Hari Bangga Buatan Indonesia 2021, Transaksi Bhinneka Melesat 52%

Hari Bangga Buatan Indonesia 2021, Transaksi Bhinneka Melesat 52%

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Selasa, 08 Jun 2021 20:30 WIB
Bhinneka
Foto: Dok. Bhinneka
Jakarta -

Sepanjang Hari Bangga Buatan Indonesia (BBI) 2021 yang berlangsung pada 5 Mei lalu Bhinneka mencatatkan peningkatan transaksi sebesar 52%.

Sepanjang periode promo Hari BBI 2021 pada 5-13 Mei, Bhinneka.com mencatat peningkatan transaksi hingga 30 persen dibanding rata-rata hari biasa. Dalam periode tersebut, kategori yang mendominasi termasuk Makanan & Kebutuhan Harian, Groceries & Rumah Tangga, Kesehatan & Perawatan, produk-produk MRO, termasuk produk-produk digital.

Menurut Bhinneka, peningkatan ini menunjukkan bahwa penanganan yang tepat (stimulus, insentif, dan mekanisme) terhadap pelaku dan produk UMKM Indonesia, dapat mendongkrak belanja barang-barang lokal.

Gambaran ini sejalan dengan salah satu tujuan utama dicanangkannya Hari BBI 2021, yakni selain menunjukkan beragamnya hasil produksi UMKM-UMKM berkualitas di Indonesia, juga memfasilitasi masyarakat dalam semangat #MudikDariHati.

Sehingga pembatasan dan keterbatasan fisik di bulan Ramadan tahun ini, tidak mengurangi nikmatnya silaturahmi dan reuni dengan nuansa kampung halaman lewat kemudahan berbelanja penganan khas berbagai daerah Nusantara.

"Selama periode 5-13 Mei 2020, produk lokal terbaik mencatat transaksi hingga 52 persen dengan tujuan pengiriman ke seluruh Indonesia," jelas Head of Corporate Communications, Bhinneka.Com, Astrid Warsito dalam keterangan yang diterima detikINET, Selasa (8/6/2021).

Aspek lokalitas memang menjadi bagian penting dari Hari BBI 2021. Sebab dengan dukungan berbagai pihak, baik pemerintah melalui sejumlah kementerian, dan pelaku e-commerce, posisi UMKM diharapkan makin mantap dalam ekosistem ekonomi digital yang selama ini dianggap identik produk impor berharga murah.

"Pencapaian ini menjadi catatan bagi kami. Karena di momen perdana Hari BBI 2021 yang dijalankan secara gotong royong dan bersama-sama ini, ternyata bisa memberikan hasil akhir yang menggembirakan, dan sekali lagi menunjukkan potensi UMKM Indonesia yang luar biasa," tutup Astrid.



Simak Video "Paling Banyak Dikunjungi, Tokopedia Jadi Marketplace Teratas di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/fay)