Kisah Sedih Orang Termiskin di Dunia Jerome Kerviel

Kisah Sedih Orang Termiskin di Dunia Jerome Kerviel

Aisyah Kamaliah - detikInet
Selasa, 01 Jun 2021 19:09 WIB
Kerviel yang pernah mengenyam pendidikan di University of Lyon II, Prancis berhasil lulus pada tahun 2000 hanya dengan nilai rata-rata. Ia digambarkan sebagai sosok yang pemalu. Tak ada yang istimewa dari diri Kerviel.
Sosok Jerome Kerviel yang disebut 'orang termiskin di dunia'. Foto: CNN
Jakarta -

Namanya hidup, memang butuh uang. Tapi tidak selamanya uang membawa kebahagiaan, jika digunakan atau didapatkan dari cara yang tidak sah maka akan selalu ada saja rintangan karenanya.

Membahas orang terkaya di dunia sudah biasa, nama Jeff Bezos atau Elon Musk siapa sih yang tidak pernah dengar? Nah, kali ini kita membahas orang yang dijuluki sebagai orang termiskin di dunia. Ialah Jerome Kerviel. Di usia mudanya, ia terjerat hutang hingga USD 6,3 miliar. Seperti apa kisahnya hingga dikejar hutang?

Société Générale (SocGen) salah satu bank terbesar di Prancis geger ketika mengungkap adanya seorang pedagang saham yang melakukan transaksi fiktif dan masif. Société Générale menemukan akun curang dan aktivitas perdagangan pada 19 Januari 2008. Tiga hari kemudian, mereka berusaha untuk melepas semua posisi yang kalah. Pada saat perusahaan telah membereskan semua perdagangan yang merugikan, alangkah terkejutnya mereka lihat mendapati angka kerugian yang sangat besar.

Mengutip The Guardian, SocGen mengungkapkan pada Januari 2008 bahwa pialang bursa Prancis ini telah membobol bank sekitar Rp 67 triliun pada waktu itu. Pria yang saat itu berusia 31 tahun ini juga ditekankan telah mengambil posisi tidak sah di bursa berjangka, menurut bank.

Pada 2010, hakim yang menangani kasusnya memvonis dia sebagai pencipta sistem jaringan penipuan. Meski begitu, melalui pengacaranya, Kerviel menolak tuduhan tersebut malah bersikeras ia membawa keuntungan sebesar £ 1,4 miliar (kira-kira Rp 24 triliun lebih) untuk Société Générale.

Kerviel akhirnya dinyatakan bersalah atas tuduhan pemalsuan, pelanggaran kepercayaan dan penggunaan komputer yang ilegal. Dalam proses hukum yang berlarut-larut, Jerome Kerviel dijatuhi hukuman penjara dan diharuskan membayar hutang sebesar USD 6,3 miliar.

Hakim menilai Kerviel secara pasti tahu apa yang dilakukan itu melampui izinnya sebagai pialang dan mencoba menyembunyikan posisi trading-nya.

"Kerviel dengan sengaja melampaui izinnya sebagai pialang," jelas hakim ketua, Dominique Pauthe seperti dikutip dari Reuters.

Perdana Menteri Prancis saat itu, François Fillon, bahkan menaruh perhatian khusus pada kasus ini. Ketika ia berbicara di Forum Ekonomi Dunia, ia berusaha meyakinkan pasar untuk tidak panik terhadap masalah Société Générale.

Bank of France sampai-sampai menyiapkan penyelidikan dan pemerintah Prancis mengikuti situasi tersebut dengan "perhatian yang sangat, sangat besar," menurut pengakuan Fillon kepada wartawan.

"Société Générale harus menangani kasus penipuan yang sangat besar. Ini adalah kasus yang serius tetapi pada saat yang sama tidak ada hubungannya dengan situasi di pasar keuangan," ungkapnya.

Berhasil membobol dana sebegitu besar, ternyata Kerviel bukan sosok yang jenius. Kerviel yang pernah mengenyam pendidikan di University of Lyon II, Prancis berhasil lulus pada tahun 2000 hanya dengan nilai rata-rata. Ia digambarkan sebagai sosok yang pemalu. Tak ada yang istimewa dari diri Kerviel.



Simak Video "Cerita Ustaz Solmed yang Kehabisan Uang Karena Pandemi Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(ask/rns)