Nvidia Garap CPU Arm untuk Data Center, Bakal Kencang Banget

Nvidia Garap CPU Arm untuk Data Center, Bakal Kencang Banget

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Selasa, 13 Apr 2021 13:19 WIB
Nvidia Grace
Foto: Dok. Nvidia
Jakarta -

Sudah bertahun-tahun Nvidia tak membuat CPU, tepatnya sejak mereka merilis Tegra K1 pada 2014. Kini mereka kembali bakal membuat CPU dengan arsitektur Arm.

CPU tersebut bakal dinamai Nvidia Grace, yang merupakan CPU yang didesain untuk menjadi otak di data center untuk kecerdasan buatan (AI). Dalam postingan Twitternya, Nvidia menyebut Grace ini dibuat untuk mengakselerasi pekerjaan high performance computing (HPC) dan AI.

Grace sendiri diambil dari nama Grace Hopper, seorang ilmuwan komputer yang menjadi salah satu programmer pertama untuk komputer Harvard Mark I. Hopper adalah salah seorang programmer komputer pertama di dunia.

Nvidia menjanjikan Hopper akan dirilis pada 2023 mendatang dan punya performa 10x lebih kencang dibanding server terkencang untuk komputasi AI paling kompleks dan pekerjaan HPC paling rumit saat ini.

Belum banyak data spesifikasi yang diumbar oleh Nvidia, namun yang jelas CPU ini bakal mempunyai NVLink generasi ke-4, yang punya jalur data interkoneksi sebesar 900GB/s antara CPU dan GPU.

Jalur data atau bandwidth sebesar ini lebih besar dibanding bandwidth antara RAM dan CPU. Artinya GPU Nvidia bakal jalur cache yang koheren dengan CPU, alias bisa mengakses sistem RAM dengan bandwidth sepenuhnya.

Grace ini tampaknya bakal sangat menarik bagi perusahaan peneliti yang membangun komputer super. Seperti Swiss National Supercomputing Centre (CSCS) dan Los Alamos National Laboratory, yang keduanya sudah memastikan akan membangun komputer supernya pada 2023.

Bisa dibilang ini adalah waktu yang tepat bagi Nvidia untuk kembali menggarap chip berbasis Arm. Pasalnya mereka saat ini tengah menunggu perizinan untuk mengakuisisi Arm senilai USD 40 miliar, demikian dikutip detikINET dari The Verge, Selasa (13/4/2021).

Lalu chip berbasis Arm pun kini tengah naik daun, salah satunya karena Apple mulai menggunakan chip Arm untuk perangkat Mac, yaitu Apple M1, yang mendapat banyak pujian dalam ulasannya. Namun bagi Intel, ini adalah kabar buruk. Pasalnya saham mereka turun 3,38% setelah Nvidia mengumumkan rencana kehadiran Grace ini.



Simak Video "Jangan Berpikir Liar, Berkas Perkara Kasus di Kejagung Aman!"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/fay)