Pemilik TikTok Gelontorkan Duit di Singapura

Pemilik TikTok Gelontorkan Duit di Singapura

Rachmatunnisa - detikInet
Jumat, 11 Sep 2020 22:35 WIB
FILE PHOTO: A new Bytedance sign is seen on the facade of its headquarters in Beijing, China August 8, 2018. REUTERS/Stringer/File Photo ATTENTION EDITORS - THIS IMAGE WAS PROVIDED BY A THIRD PARTY. CHINA OUT.
Pemilik TikTok Gelontorkan Duit di Singapura. Foto: Stringer/Reuters
Jakarta -

ByteDance berencana menjadikan Singapura sebagai tempat berpijak seluruh bisnisnya di Asia. Rencana ini merupakan bagian dari ekspansi global pemilik aplikasi TikTok tersebut.

Diberitakan Bloomberg, Jumat (11/9/2020) perusahaan yang berbasis di Beijing itu akan menggelontorkan sejumlah besar uang dan membuka ratusan lowongan pekerjaan selama tiga tahun ke depan di Singapura.

Salah satu hal yang sudah dilakukan ByteDance, menurut sumber yang tidak disebutkan namanya, adalah mengajukan izin untuk mengoperasikan bank digital.

Yang menarik, rencana investasi ini dilakukan ByteDance di saat genting, karena perusahaan teknologi tersebut saat ini sedang dalam tekanan dari pemerintahan Presiden AS Donald Trump untuk menjual operasional TikTok AS.

Rencana ByteDance lainnya untuk Singapura di antaranya pendirian data center. Adapun operasional bisnis ByteDance di Singapura termasuk melalui TikTok dan bisnis softwware Lark.

ByteDance membuka lebih dari 200 lowongan pekerjaan di Singapura untuk berbagai posisi mulai dari divisi pembayaran, e-commerce, hingga privasi data.

Di Singapura, saat ini ByteDance punya 400 karyawan yang bekerja untuk bidang teknologi dan pemasaran. Menanggapi laporan ini, ByteDance menolak untuk berkomentar.



Simak Video "ByteDance Tegaskan TikTok Tidak Dijual ke Microsoft atau Oracle"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/fay)