Instagram Lebih Populer Ketimbang Facebook

Instagram Lebih Populer Ketimbang Facebook

Rachmatunnisa - detikInet
Rabu, 19 Feb 2020 08:50 WIB
Istanbul, Turkey - December 15, 2018: Person holding a brand new Apple iPhone X with Instagram profile on the screen. Instagram is an online mobile social networking service, launched in October 2010.
Instagram Lebih Populer Ketimbang Facebook. Foto: iStock
Jakarta -

Ada masa ketika Facebook menjadi raja media sosial. Semua orang ramai-ramai dan berlomba menarik perhatian di platform tersebut. Kini, posisi tersebut sudah tergeser oleh si 'anak angkatnya' sendiri, Instagram.

Mungkin Facebook cukup pintar meramal masa depan Instagram dengan mengakuisisinya pada 2012. Sehingga ketika Instagram menjadi besar, media sosial berbagi foto dan video ini tidak menjadi kompetitornya, melainkan kesuksesan itu pun dialamatkan ke Facebook sebagai induk perusahaannya.

Mengakuisisi Instagram adalah keputusan besar yang paling sukses dilakukan Facebook. Boleh dibilang, ini adalah sebuah investasi menguntungkan bagi perusahaan yang didirikan oleh Mark Zuckerberg tersebut. Sejumlah data menyebutkan, Instagram kini semakin menguntungkan ketimbang Facebook.

Jika menganalisis pertumbuhan ini, pertama-tama bisa kita lihat dari berapa banyak uang yang dihabiskan di Instagram oleh pengguna dari berbagai kalangan. Sebuah laporan berdasarkan daftar 50 merek terbesar yang diterbitkan setiap kuartal oleh Socialbakers mengindikasikan bahwa Instagram telah melampaui Facebook dalam hal pengaruh.

Pengaruh ini berkaitan dengan banyaknya peluang iklan baru dan menarik yang ditawarkan Instagram. Peluang ini pula yang membuat para pengiklan memiliki lebih banyak pilihan. Salah satunya adalah postingan Stories yang memperlihatkan peningkatan adanya 40% dalam pendapatan iklan untuk platform.

Facebook Kalah Untung Dibandingkan InstagramFoto: Socialbakers.

"Untuk pertama kalinya, total audience di Instagram melampaui ukuran total audience di Facebook. Selain itu, total interaksi di Instagram hampir 20 kali lebih besar di Facebook. Jadi, meskipun 50 merek teratas memposting lebih banyak konten di Facebook, tingkat keterlibatan (engagement) pada postingan-postingan tersebut tidak mencapai angka yang bisa dicapai Instagram," demikian seperti dikutip dari Digital Information World berdasarkan data Socialbakers.

Laporan ini juga menggarisbawahi bahwa hampir 7 dari 10 video yang diposting di halaman brand di Facebook menggunakan format tampilan horisontal (landscape). Sementara di Instagram, video dengan tampilan vertikal atau portrait (untuk Stories dan IG TV) terbukti punya performa lebih baik dalam hal engagement dan daya jangkau audience ketimbang tampilan horisontal.

Tampaknya semua data-data ini cukup untuk memperlihatkan bagaimana Instagram punya daya tarik lebih ketimbang Facebook. Namun, setiap ada platform ada masanya. Suatu hari nanti, Instagram juga sangat mungkin tergantikan.



Simak Video "Instagramnya Sempat Diretas, Ini Cerita Nindy"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/fay)