Rabu, 09 Okt 2019 14:52 WIB

Takut Mulai Startup? Intip Tips dari Pakarnya

Aisyah Kamaliah - detikInet
Ilustrasi. Foto: Oli Scarff/Getty Images Ilustrasi. Foto: Oli Scarff/Getty Images
Jakarta - Di Asia Tenggara bisa dibilang cukup banyak startup tumbuh cepat. Ini juga yang memicu Surge, program yang diluncurkan Sequoia India untuk startup tahap awal atau early stage dan membantu mereka sukses.

Satu hal kuncinya: coba saja dulu. Selama Anda yakin bisnis bisa menyentuh pasar yang luas dan berguna, maka tak ada salahnya memulai.

"Tidak ada startup yang sempurna dan tidak semua harus sempurna," ujar Rajan Anandan Managing Director, Surge, Sequoia Capital. Sequoia Capital adalah salah satu perusahaan venture capital.

Mereka bermarkas di Menlo Park, California, Amerika Serikat. Sequoia Capital terbilang rajin menyuntikkan dana ke para startup di berbagai negara. Salah satu 'anak didik' mereka adalah Gojek.


Rajan menyebutkan bahwa ada banyak hal yang mempengaruhi kemajuan startup, salah satunya dari founder yang paling berpengaruh.

"Ada dua kriteria, pertama adalah founder yang luar biasa yang bisa membantu timnya berkembang, membuat timnya kuat. Kedua adalah membangun bisnis yang kuat dan besar," kata Rajan.

Kemudian lebih lanjut, ia percaya bahwa semua startup memiliki peluang besar apapun jenisnya baik makanan atau barang lainnya.

"20 tahun lalu perusahaan teknologi ya murni perusahaan teknologi, kini semua menjadi perusahaan yang terhubung internet. Apapun misalnya di pertanian, di India kita aja Bijak, hospitality, makanan," sambungnya.

Contoh saja ketika memesan makanan pasti Anda menggunakan aplikasi online, saat memesan kamar hotel atau villa juga bisa dilakukan secara online.

Bagaimana, sudah berani untuk mulai start up milik Anda atau justru sudah menjalankannya?



Simak Video "Menkominfo Sebut Startup Pendidikan Sebagai Calon Kuat ''The Next Unicorn''"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fay)