Senin, 07 Okt 2019 14:22 WIB

E-Commerce Indonesia Diprediksi Tembus USD 82 Miliar di 2025

Aisyah Kamaliah - detikInet
e-Commerce di Indonesia. (Foto: Ilustrasi/iStock) e-Commerce di Indonesia. (Foto: Ilustrasi/iStock)
Jakarta - e-Commerce Indonesia diperkirakan mencapai USD 21 miliar atau sekitar Rp 297,1 triliun lebih di tahun 2019 yang mana artinya tumbuh 12 kali lipat sejak 2015 dengan pertumbuhan rata-rata 88%.

Bahkan, sektor ini diperkirakan mencapai USD 82 miliar yang mana bila dikonversikan sekitar Rp 1.160 triliun pada tahun 2025.

"Bahkan dari 11 unicorn yang ada di Asia Tenggara, lima di antaranya adalah dari Indonesia seperti Bukalapak, Gojek," ujar Rohit Sipahimalani, Joint Head, investment Group, Temasek, di acara 'Swipe up and to the right: Southeast Asia's $100 billion Internet Economy', Senin (7/10/2019), Jakarta Selatan.


Di lokasi yang sama, Managing Director Google Indonesia Randy Jusuf menuturkan masih banyak e-commerce atau start up lainnya di Indonesia yang bisa berkembang.

"Kalau market yang besar seperti di Indonesia menurut kami masih banyak sih potensinya untuk domestik juga. Tentu saja kita melihat selain domestik, berdasarkan kan sekarang orang bisa mencari produk-produk dari Indonesia, bisa diakses dari luar," tuturnya.

"Jadi, sebagian besar masih besar di domestik, di Indonesia tapi kesempatan untuk ekspor juga sangat besar karena ada e-commerce, dan teman-teman juga sudah tahu bukalapak sudah membuka untuk ekspor."



Simak Video "Rudiantara Semringah Sambut OVO Jadi Unicorn Kelima Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(ask/fys)