Rabu, 27 Feb 2019 10:16 WIB

Go-Jek Mau Beroperasi di Enam Negara Tahun Ini

Muhamad Imron Rosyadi - detikInet
Go-Jek berencana untuk beroperasi di enam negara tahun ini. Foto: Go-Jek Go-Jek berencana untuk beroperasi di enam negara tahun ini. Foto: Go-Jek
Jakarta - Go-Jek dilaporkan tengah berencana untuk memasuki dua pasar baru di Asia Tenggara pada tahun ini. Dengan begitu, di akhir kalender 2019, penyedia jasa ride-hailing itu berharap bisa beroperasi di enam negara anggota ASEAN, termasuk Indonesia di dalamnya.

Tak cuma memperluas ekspansi, mereka juga menargetkan untuk menduduki posisi pertama atau kedua soal market share di beberapa negara tersebut, di samping Indonesia sebagai negara asalnya. Rencana tersebut dibeberkan oleh Presiden Go-Jek, Andre Soelistyo.


Setelah mendapat penolakan dari Filipina, dengan tetap berupaya untuk masuk ke sana, kini mereka tengah melakukan riset pasar di tiga negara. Trio tersebut adalah Malaysia, Myanmar, dan Kamboja.

"Malaysia, ini merupakan pasar yang besar, dan Myanmar merupakan pasar yang menarik," ucap Andre, sebagaimana detikINET kutip dari Nikkei Asian Review, Rabu (27/2/2019).


Video: Menkominfo Apresiasi Usaha Go-Jek Ekspansi ke Luar Negeri

[Gambas:Video 20detik]



Menarik untuk ditunggu negara mana saja yang bakal Go-Jek sasar tahun ini. Tak kalah menariknya adalah, bagaimana strategi mereka untuk masuk ke negara-negara tersebut.

Pasalnya, startup besutan Nadiem Makarim itu punya pendekatan berbeda ke masing-masing pasar yang dimasukinya. Misalnya di Vietnam dan Thailand, ia berubah nama menjadi Go-Viet dan Get, dan mengedepankan Go-Ride. Sedangkan di Singapura layanan Go-Car jadi yang pertama kali diperkenalkan.

Di Vietnam sendiri, Andre mengklaim Go-Jek sudah mempunyai market share sebesar 40% setelah empat bulan untuk pemesanan kendaraan roda dua. Lalu, di Singapura, Go-Jek sudah menguasai 20%-25% dari pasar ride-hailing setelah diluncurkan Desember lalu.


Sedangkan di Thailand, Go-Jek, alias Get, sedang bersiap untuk memulai layanannya. detikINET pun berkesempatan untuk meliput langsung ke Negeri Gajah Putih dalam melaporkan peluncuran Get.

Jika tahun ini salah satu calon decacorn asal Tanah Air itu benar-benar bisa beroperasi di enam negara, maka ia semakin mendekati Grab. Perusahaan yang didirikan oleh Anthony Tan itu kini sudah hadir di delapan negara di Asia Tenggara.



Tonton video Menkominfo Apresiasi Usaha Go-Jek Ekspansi ke Luar Negeri:

[Gambas:Video 20detik]

(mon/krs)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed