Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Review Galaxy Z Fold8 Ultra, Makin Matang dan Tahan Lama

Review Galaxy Z Fold8 Ultra, Makin Matang dan Tahan Lama


Fino Yurio Kristo - detikInet

Galaxy Z Fold8 Ultra
Galaxy Z Fold8 Ultra. Foto: Adi FR/detikINET
Jakarta -

Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra diluncurkan bersamaan dengan Z Fold8 dan Z Flip8. Pada pandangan pertama, terlepas dari tambahan nama 'Ultra', HP lipat premium ini memiliki tampilan mirip dengan Z Fold 7 keluaran tahun lalu.

Namun, kemiripan itu hanya dari luarnya karena Samsung sebenarnya membenamkan peningkatan yang signifikan. Salah satunya adalah kehadiran baterai berkapasitas 5.000mAh, naik dari 4.400mAh. Menariknya meski baterai membesar, bodinya justru lebih ramping.

Di sektor layar, penggunaan material yang disebut flex titanium membuat lipatan (crease) layarnya tampak lebih samar dan diklaim memiliki ketahanan yang lebih baik. Berikut adalah ulasan lengkap mengenai Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Desain dan Layar

Wajar jika Anda melihat Z Fold8 Ultra dan berasumsi bahwa tidak banyak perombakan sejak Z Fold , sang pendahulu. Memang benar, tidak ada perubahan wujud yang terlalu masif. Namun sejatinya, terdapat sejumlah modifikasi yang membuat pengalaman menggenggam dan menggunakan ponsel ini terasa lebih baik dari sebelumnya.

Dengan ketebalan 8,9 mm saat tertutup dan berat 215 g, tingkat ketipisan dan bobotnya masih sama seperti pendahulunya. Ponsel ini juga tetap mempertahankan sertifikasi IP48 untuk ketahanan terhadap debu dan air.

ADVERTISEMENT
Galaxy Z Fold8 UltraGalaxy Z Fold8 Ultra. Foto: Adi FR/detikINET

Walau begitu, Samsung berhasil merancang ulang bagian dalam ponsel. Ketika dibentangkan, ketebalannya kini menjadi 4,1 mm, sedikit menyusut dari angka 4,2 mm pada Z Fold7. Secara teknis, hal ini menjadikan Z Fold8 Ultra sebagai ponsel lipat tertipis yang pernah diproduksi Samsung.

Perubahan desain lebih krusial terletak pada detail kecil seperti tepian bodi ponsel dengan celah lebih lebar, sehingga perangkat lebih mudah dibuka. Lalu, terdapat lapisan titanium alloy baru di bawah layar fleksibelnya yang memberikan kekakuan ekstra sekaligus menyamarkan tampilan lipatan tengahnya. Samsung menamainya Flex Titanium.

Galaxy Z Fold8 UltraGalaxy Z Fold8 Ultra. Foto: Fyk/detikinet

Perlu dicatat, cekungan di tengah layar bagian dalam itu masih ada. Namun, lekukannya sudah semakin tipis dan tidak mengganggu.

Beralih ke layar, spesifikasinya sebagian besar masih dipertahankan. Pengguna tetap disuguhi dua panel AMOLED yang tajam yaitu layar cover 6,5 inci dan layar utama fleksibel 8 inci. Khusus untuk layar utamanya, ada sedikit peningkatan resolusi dari 1.968 x 2.184 menjadi 2.256 x 2.504 pixel.

Kedua layar tersebut tampil memukau dengan dukungan refresh rate 120Hz yang mulus, ditambah peningkatan tingkat kecerahan puncak yang kini mencapai 3.000 nits (naik dari 2.600 nits). Samsung menambahkan lapisan anti reflektif pada layar bagian dalam Ultra, yang efektif mengurangi pantulan cahaya.

Galaxy Z Fold8 UltraGalaxy Z Fold8 Ultra. Foto: Adi FR/detikINET

Peningkatan lain adalah lapisan pelindung layar depan yang memakai Corning Gorilla Glass Ceramic 3, menggantikan Ceramic 2. Ceramic 3 mampu bertahan saat terjatuh dari ketinggian lebih dari 2 meter ke permukaan keras. Sebagai perbandingan, Gorilla Glass Ceramic 2 dirancang bertahan dari jatuh pada ketinggian sekitar 1 meter.

Hardware dan software

Performa yang disuguhkan oleh chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 pada Galaxy Z Fold8 Ultra benar-benar berada di kasta tertinggi. Apa pun beban kerja yang diberikan, dapat ditangani dengan mudah olehnya.

Mulai dari sekadar navigasi UI sehari-hari, membuka beberapa aplikasi secara bersamaan atau multitasking, bermain game berat, hingga memproses tugas-tugas AI, semuanya dilibas dengan sangat mulus.

Sebenarnya hal ini tidak lagi mengejutkan, karena performa gahar seperti inilah yang memang sudah seharusnya wajib ditawarkan oleh ponsel dengan kaliber dan rentang harganya.

Mengenai software, Galaxy Z Fold8 Ultra sudah langsung menjalankan sistem operasi One UI 9 berbasis Android 17. Sistem operasi ini telah dilengkapi dengan berbagai macam fitur cerdas dari Galaxy AI seperti Photo Assist, Audio Eraser, sampai Sketch to Image.

Galaxy Z Fold8 UltraGalaxy Z Fold8 Ultra. Foto: Adi FR/detikINET

Fitur baru yang di-highlight adalah My Fancam, yang mungkin berguna untuk merekam konser. Fitur ini memungkinkan pengguna merekam seluruh panggung lalu memilih satu orang untuk diikuti otomatis setelah proses perekaman selesai. Galaxy AI akan melacak subjek yang dipilih dan menghasilkan video yang fokus pada orang tersebut.

Saat digunakan, My Fancam mudah digunakan dan berfungsi sesuai tujuannya, khususnya dalam kondisi cahaya terang. Kamera akan mengikuti subyek atau orang yang telah ditentukan.

Kamera dan Baterai

Salah satu keunggulan Z Fold8 Ultra dibanding Z Fold8 standar adalah susunan kamera belakangnya yang lengkap. Ia membawa sensor utama 200 megapiksel, lensa telefoto 10MP, dan sensor ultra wide 50MP yang baru. Kehadiran optical zoom 3x sungguhan ini memberikan jangkauan lebih baik dibanding pemrosesan digital pada Z Fold8.

Z Fold8 Ultra pun menghasilkan foto yang berkualitas, baik di tempat terang maupun minim cahaya. Saat cahaya memadai, foto yang dihasilkan kaya akan detail, punya dynamic range yang luas, serta warna yang tampak natural.

Galaxy Z Fold8 UltraGalaxy Z Fold8 Ultra. Foto: Adi FR/detikINET

Untuk foto di dalam ruangan atau minim cahaya, kualitasnya tetap bagus meski ada sedikit penurunan pada ketajaman dan detail. Mode Malam (Night mode), yang aktif secara otomatis saat dibutuhkan, mampu mengembalikan detail yang hilang di beberapa situasi, walaupun terkadang membuat foto terlihat agak overprocessed.

Lensa telefoto 10MP-nya bekerja dengan baik. Di siang hari, hasil foto zoom 3x terlihat tajam dan kualitasnya tetap bertahan hingga perbesaran sekitar 10x. Saat berada dalam ruangan atau kondisi kurang cahaya, tembakan zoom 3x bawaannya masih bisa diandalkan.

Jika di-zoom lebih dari itu, hasilnya masih terbilang memadai, namun Anda akan mulai menyadari penurunan detail. Berikut beberapa hasil fotonya:

Hasil Foto Galazy Z Fold8 UltraHasil Foto Galazy Z Fold8 Ultra zoom 2x malam hari. Foto: Fyk/detikinet
Hasil Foto Galazy Z Fold8 UltraHasil Foto Galazy Z Fold8 Ultra 10x zoom malam hari. Foto: Fyk/detikinet
Hasil Foto Galaxy Z Fold8 UltraHasil Foto Galaxy Z Fold8 Ultra sore hari. Foto: Fyk/detikinet
Hasil foto Z Fold8 UltraHasil foto Z Fold8 Ultra normal sore hari. Foto: Fyk/detikinet
Hasil foto Z Fold8 UltraHasil foto Z Fold8 Ultra zoom 2x sore hari. Foto: Fyk/detikinet
Hasil foto Z Fold8 UltraHasil foto Z Fold8 Ultra zoom 10x sore hari. Foto: Fyk/detikinet
Hasil foto Z Fold8 UltraHasil foto Z Fold8 Ultra zoom 30x sore hari. Foto: Fyk/detikinet

Galaxy Z Fold8 Ultra menghadirkan peningkatan kapasitas baterai terbesar dalam sejarah seri ini, melonjak dari 4.400mAh menjadi 5.000mAh. Samsung berhasil memasukkan baterai berkapasitas besar ini ke dalam bodi yang malah lebih tipis dari Fold7 berkat penggunaan teknologi sel silikon karbon yang baru.

Hasilnya, daya tahan baterai ponsel ini mengesankan. Fold 8 Ultra dapat bertahan seharian penuh dengan mudah. Selama Anda tidak menggunakannya untuk game berat, atau merekam video berjam-jam, Anda takkan kehabisan daya. Untuk pemakaian ringan, ponsel ini bisa bertahan hingga hari kedua. Pengguna pun tak perlu lagi membatasi penggunaan layar bagian dalam karena ditunjang baterai lebih perkasa.

Sektor pengisian daya juga mendapat pembaruan. Pengisian daya kabel kini mendukung kecepatan 45W. Ini merupakan lompatan yang bagus, meski belum menyamai kecepatan 60W pada S26 Ultra. Sementara itu, pengisian daya nirkabel mendapat sedikit peningkatan dari 15W menjadi 20W.

Samsung tidak menyertakan cincin magnetik bawaan pada bodi Z Fold8 Ultra. Alhasil, jika ingin menggunakan charger pad magnetik atau aksesori serupa, Anda wajib memasangkan perangkat ini dengan casing tambahan yang mendukung fitur tersebut.

Opini detikINET

Galaxy Z Fold8 Ultra menawarkan peningkatan menyeluruh, mulai performa lebih tangguh, kamera lebih baik, hingga baterai lebih awet. HP ini membawa beberapa pembaruan hardware masif, salah satunya peningkatan baterai ke 5.000 mAh, meninggalkan kapasitas 4.400 mAh yang digunakan pada lima generasi sebelumnya, serta kehadiran pengisian daya kabel 45W.

Layar lipatnya kini terasa lebih datar dengan bekas lipatan (crease) lebih tersamar. Layar bagian dalamnya juga dilengkapi tingkat kecerahan lebih tinggi serta lapisan anti pantul yang sangat membantu. Selain itu, berbeda dengan Z Fold8 standar, varian Ultra tetap mempertahankan fitur Flex Mode untuk fleksibilitas pengoperasian.

Galaxy Z Fold8 UltraGalaxy Z Fold8 Ultra. Foto: Fyk/detikinet

Meskipun Z Fold8 Ultra adalah ponsel lipat luar biasa dan peningkatan apik dari pendahulunya, tentu tak ada yang sempurna. Misalnya, perangkat ini tidak dibekali Privacy Display dan tidak mendukung penggunaan S Pen, seperti halnya Galaxy S26 Ultra. Kemudian harganya memang menguras kantong.

Meski demikian, pembaruan yang dihadirkan rasanya sudah cukup untuk membenarkan penggunaan nama Ultra. Bisa disimpulkan bahwa Galaxy Z Fold8 Ultra adalah HP lipat yang makin matang, nyaman digunakan, dan masih mempertahankan statusnya sebagai HP premium dengan gengsi tinggi.

(fyk/fay)






Hide Ads