Jumat, 16 Nov 2018 20:05 WIB

Pertumbuhan Startup Geber Tren Virtual Office

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Ilustrasi. Foto: Agung Pambudhy Ilustrasi. Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Suburnya geliat startup di Indonesia seiring dengan makin meningkatnya tren penggunaan virtual office. Pasalnya perusahaan rintisan berbasis digital yang kerap beroperasi secara mobile dianggap sejalan akan kebutuhan terhadap virtual office.

Apalagi rata-rata startup dimulai dengan modal yang bisa dibilang cukup terbatas. Sehingga kehadiran virtual office yang menawarkan biaya rendah pun menjadi salah satu cara untuk memenuhi efisiensi modal startup yang terbatas.

Di sisi lain, Virtual office memberikan nilai fungsional yang dibutuhkan oleh startup. Terutama bagi startup yang membutuhkan alamat kantor resmi yang bisa diakses oleh pelanggannya. Selain itu lokasinya yang strategis juga memberi keuntungan karena mudah diakses dari berbagai lokasi.

"Banyak startup yang bermunculan menyebabkan penggunaan virtual office semakin meningkat. Hal ini dikarenakan nilai fungsional dari virtual office yang tinggi tetapi biaya sewa sangat rendah dan terjangkau. Jadi sangat cocok bagi startup yang ingin memulai usaha dengan mempertimbangkan efisiensitas budget perusahaan," jelas Andre Tanuwijaya, GM Lynk and Serviced Office.

Penggunaan virtual office bagi startup juga memunginkan perusahaan untuk lebih mudah mengembangkan jaringan bisnis yang tengah dirintis. Pasalnya tak sedikit virtual office yang didukung oleh jaringan bisnis yang cukup besar, sehingga bisa dimanfaatkan startup untuk meluaskan bisnisnya.

Oleh karenanya, pemilihan virtual office menjadi penting. Menurut Andre, virtual office yang baik adalah yang mampu memberikan all-in services. Selain itu penggunaan gedung yang bonafid juga bisa menjadi nilai tambah yang akan meyakinkan klien yang berkunjung.

Salah satunya seperti yang ditawarkan oleh Lynk. Selain strategis, virtual office yang berlokasi di bilangan Jakarta Barat ini juga memiliki kelebihan pada lokasinya yang dekat dengan mall. Dengan begitu para penggiat startup yang identik dengan aktivitasnya yang mobile bisa menjalankan bisnisnya dengan suasana yang lebih santai.

"Memilih virtual office yang dekat dengan mall sehingga mudah di akses. Hal ini juga akan memudahkan para penggiat startup untuk bekerja lebih mobile, karena bisa sambil bersantai di coffee shop dan yang lainnya," pungkas Andre, dalam keterangan pers yang diterima detikINET.

(asj/asj)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed