Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Heboh Bos Nvidia Disebut Tak Suka ChatGPT

Heboh Bos Nvidia Disebut Tak Suka ChatGPT


Fino Yurio Kristo - detikInet

Jensen Huang
Jensen Huang. Foto: Global Times
Jakarta -

CEO Nvidia, Jensen Huang, mengatakan bahwa Nvidia berencana melakukan investasi besar-besaran ke OpenAI, yang kemungkinan akan menjadi investasi terbesar sepanjang sejarah perusahaan tersebut. Pernyataan ini sekaligus membantah kabar bahwa ia merasa tidak puas dengan pembuat ChatGPT itu.

Pada bulan September, raksasa chip tersebut mengumumkan rencana investasi hingga USD 100 miliar di OpenAI. Kesepakatan ini akan memberi OpenAI dana dan akses yang dibutuhkan untuk membeli chip canggih, yang menjadi kunci dalam mempertahankan dominasinya di persaingan yang kian ketat.

Nah, Wall Street Journal (WSJ) melaporkan bahwa rencana tersebut sempat terhenti setelah beberapa pihak internal Nvidia menyuarakan keraguan mengenai kesepakatan tersebut. Disebutkan dalam beberapa bulan terakhir, Huang secara pribadi menegaskan ke rekan-rekan industrinya bahwa perjanjian awal senilai USD 100 miliar tersebut bersifat tidak mengikat dan belum difinalisasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Huang juga disebut secara pribadi mengkritik kurangnya kedisiplinan dalam pendekatan bisnis OpenAI. Ia juga menyuarakan kekhawatiran mengenai persaingan yang dihadapi perusahaan itu dari para pesaing sekelas Google milik Alphabet dan Anthropic. Berbicara ke wartawan di Taipei, Huang mengatakan anggapan dirinya tidak senang dengan OpenAI adalah omong kosong.

"Kami akan melakukan investasi besar-besaran di OpenAI. Saya percaya pada OpenAI, pekerjaan yang mereka lakukan luar biasa, mereka adalah salah satu perusahaan paling berpengaruh di zaman kita, dan saya sangat senang bekerja sama dengan Sam," ujarnya, merujuk pada CEO OpenAI Sam Altman.

ADVERTISEMENT

"Sam sedang menutup putaran (investasi) tersebut dan kami pasti akan terlibat. Kami akan menginvestasikan sejumlah besar uang, mungkin investasi terbesar yang pernah kami lakukan," imbuhnya.

Saat ditanya apakah nilainya akan melebihi USD 100 miliar, ia menjawab: "Tidak, tidak, tidak seperti itu." Menurutnya, terserah Altman untuk mengumumkan berapa banyak dana yang ingin ia galang.

Di pihak lain, Amazon sedang dalam pembicaraan menginvestasikan miliaran dolar di OpenAI, dan angkanya bisa mencapai USD 50 miliar. Dikutip detikINET dari CNBC, OpenAI berencana menggalang dana hingga USD 100 miliar, yang akan memberikan valuasi perusahaan sekitar USD 830 miliar.

Huang berbicara di luar sebuah restoran di Taipei setelah menjamu seluruh pemasok utama Nvidia di Taiwan, termasuk produsen chip kontrak terbesar di dunia, TSMC. Acara ini disebut oleh media Taiwan sebagai "makan malam triliunan dolar" karena besarnya gabungan kapitalisasi pasar dari mereka yang hadir.




(fyk/afr)







Hide Ads