Rabu, 28 Mar 2018 16:14 WIB

Dibeli Grab, Karyawan Uber Dirayu Lazada

Achmad Rouzni Noor II - detikInet
Foto: Reuters Foto: Reuters
FOKUS BERITA Uber Dibeli Grab
Jakarta - Buntut dari aksi akuisisi Grab membuat nasib karyawan Uber jadi tak juntrungan, termasuk di Indonesia. Kesempatan dalam kesempitan ini pun coba dimanfaatkan Lazada untuk memperkuat armadanya.

Lewat postingan yang tersebar di LinkedIn, Lazada membuat selebaran berbentuk lambang hati dan berjudul: "Lazada Uber: Lazada Open Office Invitation for our Uber friends!". Di situ tertera ajakan untuk office tour, bertemu dengan CEO Lazada, dan tentunya wawancara kerja.

Dibeli Grab, Lazada Gerak Cepat Samber Karyawan UberFoto: Lazada rayu karyawan Uber


Tawaran pindah kerja itu pun diakui Florian Holm, co-CEO Lazada Indonesia, saat berbincang santai dengan detikINET, Rabu (28/3/2018). Ia pun membuka luas kesempatan bagi karyawan Uber di Indonesia untuk bergabung dengan timnya di Lazada Indonesia.

Dibeli Grab, Lazada Gerak Cepat Samber Karyawan UberFlorian Holm, co-CEO Lazada Indonesia (detikINET/Achmad Rouzni Noor II)


"Lazada selalu membuka kesempatan untuk putra-putri terbaik bangsa untuk bergabung ke keluarga besar Lazada Indonesia dan bekerja bersama menumbuhkan ekonomi digital Indonesia," katanya.

Ia pun menegaskan, staf dan tim adalah aset yang sangat penting untuk Lazada. "Karena itu, fokus kami juga untuk memaksimalkan potensi mereka. Jadi memang bekerja bersama dan tumbuh bersama di era ekonomi digital saat ini," pungkasnya.



Nasib karyawan Uber memang ramai dibahas di media sosial. Bahkan dalam postingan yang viral baru-baru ini, para karyawan Uber di Singapura kabarnya sampai diusir dari kantor tempat mereka bekerja pasca Uber dibeli oleh Grab.

Mereka katanya hanya diberi waktu sekitar dua jam untuk mengemasi barang sebelum 'menggelandang' di jalan tanpa pekerjaan. Kejadian ini pada akhirnya memancing tanggapan dari Grab.



Meski memang sekarang masih luntang lantung, Grab berjanji akan memberikan mereka posisi baru. "Kami berkomitmen untuk memberikan rumah permanen bagi mereka," kata Ong Chin Yin, kepala SDM Grab, seperti dilansir Channel News Asia. (rou/rou)
FOKUS BERITA Uber Dibeli Grab

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed