Selasa, 25 Jul 2017 09:03 WIB

Situs e-Commerce Travel Asal Taiwan Coba Peruntungan di Indonesia

Yudhianto - detikInet
Foto: internet Foto: internet
Jakarta - Salah satu situs e-commerce travel yang cukup populer di Taiwan bernama KKday mencoba mengepakkan sayapnya ke Indonesia dan beberapa negara Asia Tenggara lainnya.

Keputusan ini dilakukan tak lepas setelah perusahaan yang menawarkan produk-produk wisata ini menerima investasi oleh Monk's Hill Venture dan AppWorks senilai USD 7 juta atau sekitar Rp 93 miliar (USD 1 = Rp 13.300).

"Kami melihat pertumbuhan yang bagus di Indonesia, bahkan sebelum kami memutuskan untuk ekspansi ke negara ini. Kami juga telah mempelajari bahwa potensi Indonesia sebagai pasar terbesar Asia Tenggara amatlah besar," jelas Ming Chen, co-founder sekaligus CEO KKday, dalam keterangan resmi yang diterima detikINET, Selasa (25/7/2017).

KKday sendiri memang tengah agresif belakangan ini dengan mendirikan sejumlah kantor di Asia. Selain itu sejauh ini KKday telah memiliki 5 juta pengguna aktif per bulannya dari seluruh penjuru dunia, dengan 70%-nya adalah pengguna wanita.

Ming Chen, Co-Founder dan CEO KKday.Ming Chen, Co-Founder dan CEO KKday. Foto: internet
Di Indonesia, KKday menunjuk Putri Pingkan yang sebelumnya berkarya di Airbnb untuk memegang jabatan sebagai marketing manager. Penunjukkan Putri Pingkan juga menjadi salah satu cara KKday untuk menggeber konten lokal di Indonesia.

"Untuk menangani hal tersebut, kami merekrut orang lokal untuk membantu kami menggarap pasar serta menjalankan inisiatif lokalisasi. Kami juga berencana menggunakan sistem pembayaran lokal untuk mempermudah proses pemesanan di Indonesia." ujar Ming.

Di 2017 ini, KKday akan memulai fokusnya di Indonesia pada persiapan branding dan pemasaran. Situs e-commerce wisata ini sesumbar akan segera mendirikan kantor perwakilan di wilayah Indonesia dan merekrut lebih banyak anggota tim untuk menggarap pasar dan melakukan lokalisasi platform secara lebih mendalam.

KKday juga menggelar kampanye pencarian traveller lokal untuk dijadikan brand ambasador untuk menjawab lokalisasi platform yang dijanjikannya. Kampanye ini digelar sampai 31 Juli mendatang. (yud/afr)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed