Komitmen ini diwujudkan melalui program master plan bertajuk Grab 4 Indonesia. Melalui program ini, Grab akan menghadirkan rangkaian program yang ditujukan memberi kesempatan bagi seluruh lapisan masyarakat untuk beralih ke ekonomi digital, termasuk di antaranya adalah pembangunan pusat riset dan pengembangan (R&D) di Jakarta.
R&D center ini nantinya dipakai sebagai pusat pengembangan inovasi teknologi bagi pasar Indonesia, peluncuran dana untuk keperluan investasi di perusahaan-perusahaan yang berdampak sosial, serta peningkatan akses terhadap pembayaran mobile dan peluang pembiayaan di seluruh Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Lalu bagaimana bisa mencapai negara dengan ekonomi digital terbesar? Seperti yang pernah disampaikan oleh presiden Jokowi, tantangan memunculkan peluang. Karenanya, dengan investasi USD 700 juta dalam empat tahun ini, kami berharap bisa menggenjot ekonomi digital di Indonesia," lanjut Anthony.
Foto: detikINET/Muhammad Alif Goenawan |
Hadirnya program master plan Grab 4 Indonesia ini diakuinya sejalan dengan pertumbuhan Grab yang luar biasa di Tanah Air. Dari pemaparan Anthony, tercatat layanan GrabCar dan GrabBike masing-masing memiliki pertumbuhan lebih dari 600% di tahun 2016 lalu.
Pertumbuhan yang pesat itu terjadi karena ekspansi ke sejumlah kota di Indonesia, meliputi kota-kota seperti Jakarta, Bandung, Bali, Surabaya, Padang, Makassar, Medan, dan Yogyakarta.
Program master plan ini mendapat apresiasi dan dukungan dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Indonesia. "Investasi USD 700 juta selama empat tahun ini tentunya merupakan investasi yang sangat besar. Kami sangat mengapresiasi komitmen Grab untuk negara ini," ujar Kepala BKPM Thomas Lembong pada kesempatan yang sama.
Investasi ini juga memunculkan apresiasi dari Menkominfo Rudiantara. Hanya saja, apa yang dikucurkan oleh Grab ini memang tidak sebesar yang dikucurkan operator telekomunikasi.
"Selamat kepada Grab untuk komitmen ini. Walaupun nilainya hanya sekitar 25% dari capex (belanja modal) yang dikucurkan oleh operator. Tapi ini benar-benar sesuatu yang luar biasa," ujarnya. (mag/rns)
Foto: detikINET/Muhammad Alif Goenawan