Diminta membayar uang begitu besar bisa berarti kiamat bagi banyak perusahaan. Dikutip detikINET dari USA Today, Rabu (31/8/2016), pembayaran pajak senilai USD 14,5 miliar juga setara dengan profit setahun 487 perusahaan di Standard & Poor's 500.
Tapi Apple bukanlah kebanyakan perusahaan. Mereka adalah raksasa teknologi yang sangat kaya berkat gadgetnya yang laris manis, terutama iPhone.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, Apple tentu tidak mau langsung begitu saja membayarnya. Mereka sudah berencana mengajukan banding dan percaya diri dapat mementahkan keputusan Komisi Eropa.
Investor sendiri tampaknya tidak terlalu terpengaruh terhadap keputusan itu, setidaknya untuk saat ini. Saham Apple hanya turun kurang dari 1%.
"Kami yakin Apple tidak akan membayar semua uang itu karena baik Apple dan Irlandia telah menegaskan kalau mereka akan mengajukan banding terhadap keputusan itu," sebut Credit Suisse.
(fyk/ash)