"Semua produk penting, tapi dua produk yang menjadi tumpuan tahun depan adalah LCD dan handphone. AC dan home appliances juga penting. Kita siapkan line up di 2011," ujar Presiden Direktur PT LG Electronics Indonesia, Weon Dae Kim dalam perayaan 20 tahun perseroan di Hotel Ritz Calton, Mega Kuningan Jakarta, Kamis (18/11/2010).
Namun Kim belum mau menerangkan nilai investasi yang disiapkan perseroan di tahun depan. Pasalnya, segala perhitungan sedang disusun dan kemungkinan akan tuntas di awal tahun 2011.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Direktur Pemasaran perseroan Budi Setiawan, pencapaian USD 2,2 miliar merupakan target penjualan di tahun 2010. Dimana kontribusi untuk pasar domestik, hanya US$ 750 juta.
"Tahun depan target kami bisa tumbuh 20-30% dari posisi tahun ini. Untuk ekspor memang USD 1,9 miliar dari posisi tahun lalu USD 1,4 miliar," tutur Budi.
Alasan LG yang mulai memfokuskan diri pada dua produk, LCD TV dan telepon genggam, tidak lain karena pasar yang begitu besar di Indonesia. Penduduk yang berjumlah 230 juta dan naiknya pendapatan per kapita menjadikan kebutuhan akan televisi dan telepon genggam akan meningkat.
"LCD dan TV (CTV) kontribusinya 45%, dengan growth mencapai 80%. LCD pun menjadi tren berupa tools-toolsnya. Begitu terjadi peralihan (dari CTV ke LCD), kita sudah siap. CTV itu industrinya turun 10% per tahun rata-rata. Dia tidak bisa tumbuh," jelasnya.
"Untuk handphone pangsa pasar kita hanya 2% dan ditingkatkan 10-15%. Kita optimis, apalagi dengan suksesnya kompetitor kita," tegas Budi.
Sedangkan produk AC dan home appliances, yang sudah memimpin pasar Indonesia, LG siap mengalihkan ke segmen menengah-atas. "Middle end untuk kulkas kita lebih banyak keluarkan yang dua pintu, mesin cuci juga. Analisa kami, saat GDP mencapai US$ 4.000 per kapita maka elektronik akan booming," ia menandaskan.
(wep/ash)