Hal itu dilakukan dengan perhitungan bahwa penutupan industri DVD ini bakal menghemat biaya sampai US$ 12 juta per tahun. Dikutip detikINET dari Reuters, Kamis (16/10/2008), Playboy akan lebih fokus mendistribusikan konten video secara online seiring penetrasi internet yang kian tinggi.
Memang kondisi perusahaan Playboy kurang bersinar beberapa waktu belakangan. Hal itu antara lain terjadi seiring persaingan yang terus meningkat di industri media untuk dewasa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Christie Hefner, Chief Executive Playboy, berbagai penghematan terpaksa dilakukan dengan terget agar perusahaan kembali memetik untung pada tahun 2009. Playboy bakal tetap mendistribusikan kontennya secara digital, namun lebih terkonsentrasi pada penjualan secara online via internet.
Sharing info soal blog dan situs favorit? Gabung saja di detikINET Forum!
(fyk/dwn)