http://us.images.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png
 
 

Buasnya Galaxy S4 Ditaklukkan Ponsel China

Trisno Heriyanto - detikinet
Jumat, 05/04/2013 15:29 WIB
http://us.images.detik.com/content/2013/04/05/317/s4460.jpg Galaxy S4 (mashable)
Jakarta - Samsung Galaxy S4 boleh jadi punya spesifikasi luar biasa dengan prosesor 8 inti. Tapi ternyata itu belum cukup mengalahkan ponsel dual core dari China.

Ya, di atas kertas memang spesiikasi Galaxy S4 terlihat begitu menyeramkan. Bagaimana tidak? Chipset Exynos 5 Octa 5410 yang diusungnya memiliki dua prosesor, satu Quad-core 1.6 GHz Cortex-A15 dan satunya lagi quad-core 1.2 GHz Cortex-A7. Pengolah grafisnya pun tak kalah canggih, yakni PowerVR SGX 544MP3.

Tapi spesifikasi yang tinggi itu belum cukup untuk menaklukkan Lenovo IdeaPhone K900. Padahal produk racikan produsen China ini hanya memiliki prosesor Intel Atom Clover Trail+ dual-core 2 Ghz yang ditopang memori RAM 2 GB. Namun dengan teknologi Hyper-threading, prosesor yang digunakan seolah-olah memiliki 4 inti (quadcore).

Seperti dikutip detikINET dari Phone Arena, Jumat (5/4/2013), saat diuji dengan aplikasi Antutu skor Lenovo IdeaPhone K900 ternyata berhasil mengungguli Galaxy S4, Nexus 4 dan Galaxy Note II.

Perbedaan skor yang dihasilkan memang tidak terpaut jauh. Lenovo IdeaPhone K900 berhasil meraih 25827, sementara Galaxy S4 berada sedikit di bawahnya. Berikut adalah hasil skor benchmark tersebut.



Baca juga:
-. 4 Fitur Memikat di Samsung Galaxy S 4.
-. Melihat Lebih Dekat Galaxy S 4.
-. Aksesoris Galaxy S4, dari Game Pad Sampai Timbangan
-. Perang Sengit Ponsel Flagship, Siapa Raja Android?
(eno/ash)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!


 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Index »
Pro Kontra Index »

Permen Situs Negatif, Menurut Anda?

Pro kontra Permen Kominfo no 19 Tahun 2014 tentang Penanganan Situs Internet Bermuatan Negatif terus mengemuka. Lantas bagaimana dengan Anda terkait kehadiran Permen yang mengatur tata cara pelaporan situs yang masuk daftar hitam sensor Trust+ Positif ini?
Pro
22%
Kontra
78%


Must Read close