http://us.images.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png
 
 

Kurang Laris, Harga PS Vita Dipangkas Habis

Jeruk Nipis - detikinet
Kamis, 14/03/2013 16:24 WIB
http://us.images.detik.com/content/2013/03/14/317/psvita.jpg Ilustrasi (Jeruk Nipis)
Jakarta - Pada saat diluncurkan pertama kali 17 Desember 2011 lalu, PlayStation Vita dinilai memiliki masa depan menjanjikan. Harapan tersebut muncul karena beberapa pihak menganggap bahwa portable gaming console penerus PlayStation Portable (PSP) ini mempunyai berbagai fitur canggih.

Namun perjalanan PS Vita nyatanya tidak semulus yang dibayangkan. Seiring berjalannya waktu, PS Vita tidak mendapatkan sambutan yang cukup baik.

Pasalnya, harga PS Vita yang mencapai USD 250 (sekitar Rp 2,4 juta) dianggap terlalu tinggi. Alhasil, penjualan gadget ini mengalami stagnansi yang pada akhirnya memaksa Sony untuk melakukan langkah konkret.

Menurut sebuah laporan dari situs Joystiq, Senin (11/3/2013), raksasa teknologi asal Jepang tersebut telah memangkas harga PS Vita, khusus untuk pasar Amerika Serikat. Mayoritas retailer milik Sony disebut-sebut telah menurunkan harga PS Vita 3G hingga USD 199,97 (sekitar Rp 1,9 juta). Retailer tersebut juga menyertakan sebuah memori card berkapasitas 8GB dan sebuah voucher untuk mengakses PlayStation Network.

Pemangkasan harga ini disebut-sebut sebagai salah satu strategi Sony untuk mempersiapkan kemunculan PS Vita generasi terbaru.

Bahkan situs Time, mengatakan bahwa Sony saat ini sedang berancang-ancang untuk membangun PS Vita versi 4G LTE. Namun lagi-lagi, ini masih sebatas rumor dan belum dikonfirmasi Sony.


(jsn/ash)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!


 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Index »
Pro Kontra Index »

Permen Situs Negatif, Menurut Anda?

Pro kontra Permen Kominfo no 19 Tahun 2014 tentang Penanganan Situs Internet Bermuatan Negatif terus mengemuka. Lantas bagaimana dengan Anda terkait kehadiran Permen yang mengatur tata cara pelaporan situs yang masuk daftar hitam sensor Trust+ Positif ini?
Pro
32%
Kontra
68%


Must Read close