http://us.images.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png
 
 

Apa Penyebab Munculnya 'Jam Pasir' di BlackBerry?

Fino Yurio Kristo - detikinet
Kamis, 07/02/2013 07:51 WIB
http://us.images.detik.com/content/2013/02/07/317/bbtorch.jpg BlackBerry Torch (ash/detikINET)
Jakarta - Salah satu keluhan yang mungkin menghinggapi pengguna BlackBerry adalah soal keberadaan 'jam pasir'. Di mana ponsel dalam keadaan tidak responsif dan menampilkan tanda seperti sebuah jam kecil yang sedang berputar di layar.

Pihak BlackBerry bukannya tidak menyadari hal yang cukup mengganggu pengguna itu. Namun mereka menyatakan ada beragam faktor mengapa 'jam pasir' kadang muncul.

"Misalnya menyimpan terlalu banyak foto atau data di memori internal sehingga membebani dan menjadi lemot," kata Kit Kim, Operations Director Sitcomindo yang mengelola pusat servis BlackBerry Expert Center (BEC).

Menurut Kim, data hendaknya banyak ditampung di memori eksternal. BEC sendiri bisa menginstall ulang software BlackBerry atau flashing untuk meminimalisir munculnya jam pasir.

Masalah jam pasir sendiri diyakini tidak akan muncul lagi di platform BlackBerry 10. Pihak BlackBerry pernah mengklaim bahwa OS BlackBerry 10 yang berbasis QNX memang powerful.

"Software QNX yang menjadi basis BlackBerry 10 sudah didesain sehingga tidak memungkinkan terjadinya hang. Sistem operasi ini memang sangat-sangat powerful," klaim Vivek Bhardwaj, Head of Software Portofolio BlackBerry beberapa waktu lalu.



(fyk/ash)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Pro Kontra Index »

    BBM Dilepas ke Android & iOS, BlackBerry Bunuh Diri?

    CEO BlackBerry Thorsten Heins akhirnya memastikan bahwa BlackBerry Messenger (BBM) bakal diboyong ke Android dan iOS. Di satu sisi keputusan ini diapresiasi, tapi tak sedikit pula yang menyayangkannya. Sebab dianggap BlackBerry sama saja bunuh diri. Menurut Anda?
    Pro
    60%
    Kontra
    40%


    Must Read close