Berita Utama
-
Rabu, 23/05/2012 15:50 WIB
13 Model BlackBerry dari Masa ke Masa
-
Rabu, 23/05/2012 15:28 WIB
Perang Ponsel Premium di Indonesia
-
Rabu, 23/05/2012 13:19 WIB
Galaxy S III Dibanderol Rp 6,9 Juta di Indonesia?
-
Rabu, 23/05/2012 13:07 WIB
7 Pilihan Game untuk Ponsel Low End
-
Rabu, 23/05/2012 11:32 WIB
Galaxy S III: Performa Gahar, Fitur Melimpah
-
Rabu, 23/05/2012 08:10 WIB
Ini 11 Investor 'Kelas Berat' Pemegang Saham Facebook
-
Rabu, 23/05/2012 07:51 WIB
OS BlackBerry 10 Datang, Qwerty Fisik Menghilang?
-
Rabu, 23/05/2012 07:35 WIB
Apple Minta Restu Bangun 'Pesawat Luar Angkasa'
-
Selasa, 22/05/2012 15:24 WIB
13 Ponsel yang Menjadi Tonggak Sejarah
Kolom Telematika
Agamawan di Twitterland: Sebuah Jalan Menuju Pencerahan
Rabu, 28/12/2011 14:17 WIB

Screenshot akun Twitter Aa Gym
Jakarta - Twitter sudah menjadi social media (socmed) yang sangat berpengaruh di dunia maya. Berbagai kalangan, termasuk juga Presiden AS Barack Obama dan selebriti seperti Lady Gaga juga menggunakannya. Namun tahukah Anda, bahwa agamawan pun juga menggunakan socmed twitter untuk mengadvokasi ide-ide mereka? Mereka adalah para agamawan yang berasal dari Tanah Air.
Sosiologi, Agama, dan Informasi
Sangat berbeda dengan Karl Marx yang sangat sinis dengan agama, Max Weber, 'Protestant Ethics and Spirit of Capitalism' justru berpandangan sangat positif dengan agama.
Menurut Weber, Calvinisme di Eropa memiliki sumbangsih positif dalam perkembangan kapitalisme. Weber juga menulis sebuah buku teks yang berjudul 'Religion of India', yang menulis mengenai berbagai agama di India, seperti Hindu, Buddha, dan Jain.
Menurut Muhammad Iqbal, Filusuf dan Bapak Bangsa Pakistan, agama niscaya membakar dinamisme umatnya, agar memberi pencerahan bagi peradaban dunia. Sebagian sosiologi dan Filusuf sepakat, bahwa agama merupakan elan vital bagi peradaban dunia, dan memiliki kontribusi positif terhadap itu.
Dalam konteks itu, agamawan selalu menggunakan berbagai macam media komunikasi/informasi untuk menyampaikan kebijaksanaan mereka. Format media yang digunakan selalu berubah, sesuai dengan perkembangan jaman.
Semenjak abad 20, teknologi komunikasi telah berperan dalam menyampaikan pesan religius. Sebagai contoh, Ayatollah Khomeini menyelundupkan rekaman pidato dia dari Perancis, tempat pengasingannya. Rekaman pidato tersebut, yang akhirnya menjadi 'bahan bakar' bagi Revolusi Islam Iran di tahun 1979. Rezim Syah Iran tumbang karena tidak dapat membendung transmisi informasi tersebut.
Adapun di abad 21 ini, ICT telah sangat berkembang pesat. Rekaman pidato dalam format video beta/vhs atau kaset secara perlahan-lahan mulai dialihkan kedalam format baru, walau tidaklah ditinggalkan secara sepenuhnya.
Ditemukannya world wide web pada Komputer NEXT oleh Tim Berners Lee pada tahun 90-an telah mempercepat revolusi format tersebut. Alhasil, memasuki abad 21, socmed telah menjadi format yang sangat cocok bagi para agamawan untuk berkomunikasi dengan umatnya. Twitterland pun telah menjadi salah satu pilihan mereka.
Agamawan Indonesia di Twitterland
Inilah beberapa agamawan, yang berlatar belakang dari beberapa agama, yang kami temukan eksis di Twitterland:
1. Kiai Haji Sollahudin Wahid. Akun Twitter: @Gus_Sholah
2. Kiai Haji Mustofa Bisri. Akun Twitter: @gusmusgusmu
3. Kiai Haji Abdullah Gymnastiar. Akun Twitter: @aagym
4. Romo Benny Susetyo. Akun Twitter: @susetyopr
5. Pendeta Ioanes Rakhmat. Akun Twitter: @ioanesrakhmat
Kami mohon maaf jika ada akun lain yang terlewat, sebab kami memang memfokuskan diri untuk membaca Lini massa mereka. Akun @AlissaWahid, putri dari mantan Presiden RI Gus Dur (alm), pernah mengkonfirmasi dalam lini massa beliau, bahwa Gus Mus dan Gus Sholah memang memiliki akun Twitter. Gus Mus pernah diinterview di sebuah acara televisi, dan beliau mengkonfirm bawa memang itu akun twitter beliau.
Mereka mengadvokasi pesan-pesan mereka dengan bahasa yang jelas, sederhana, dan mudah dicerna oleh pengikutnya. Pada umumnya, mereka berhasil membuktikan keutamaan communication skills mereka.
Pertama, ini terbukti dengan berhasilnya mereka bertransformasi dari media tradisional (oral), menuju socmed. Pemilihan transformasi tersebut dipicu oleh kesadaran mereka, bahwa socmed adalah media komunikasi untuk masa kini dan masa depan.
Juga dipicu bahwa umat mereka menjadikan socmed untuk berkomunikasi dengan keluarga dan teman mereka. Kedua, juga hal itu dibuktikan dengan kesabaran mereka yang luar biasa, karena mampu menangkis berbagai provokasi, yang terkadang suka timbul-tenggelam di Twitterland.
Twitter membuka jalan bagi munculnya akun anonim dan palsu, seperti yang pernah saya bahas di detikinet. Perlu strategi yang baik dalam menghadapi akun-akun seperti itu, dan mereka berhasil mengatasinya dengan sangat baik.
Integrasi Agama dan IT
Agamawan akan semakin intens dalam menyampaikan pesan-pesan mereka dalam media sosial. Sama seperti Amerika Serikat dan bangsa-bangsa Amerika Latin, Indonesia adalah bangsa yang sangat religius.
Oleh sebab itu, sama dengan negara-negara tersebut, agama di Indonesia akan selalu memegang peranan kunci dalam setiap perkembangan sosial-politik di negara ini. Socmed akan selalu menjadi pilihan para agamawan untuk mentransmisikan pesan etika dan moral mereka kepada umatnya masing-masing, dalam rangka mencerahkan publik.
( ash / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Sosiologi, Agama, dan Informasi
Sangat berbeda dengan Karl Marx yang sangat sinis dengan agama, Max Weber, 'Protestant Ethics and Spirit of Capitalism' justru berpandangan sangat positif dengan agama.
Menurut Weber, Calvinisme di Eropa memiliki sumbangsih positif dalam perkembangan kapitalisme. Weber juga menulis sebuah buku teks yang berjudul 'Religion of India', yang menulis mengenai berbagai agama di India, seperti Hindu, Buddha, dan Jain.
Menurut Muhammad Iqbal, Filusuf dan Bapak Bangsa Pakistan, agama niscaya membakar dinamisme umatnya, agar memberi pencerahan bagi peradaban dunia. Sebagian sosiologi dan Filusuf sepakat, bahwa agama merupakan elan vital bagi peradaban dunia, dan memiliki kontribusi positif terhadap itu.
Dalam konteks itu, agamawan selalu menggunakan berbagai macam media komunikasi/informasi untuk menyampaikan kebijaksanaan mereka. Format media yang digunakan selalu berubah, sesuai dengan perkembangan jaman.
Semenjak abad 20, teknologi komunikasi telah berperan dalam menyampaikan pesan religius. Sebagai contoh, Ayatollah Khomeini menyelundupkan rekaman pidato dia dari Perancis, tempat pengasingannya. Rekaman pidato tersebut, yang akhirnya menjadi 'bahan bakar' bagi Revolusi Islam Iran di tahun 1979. Rezim Syah Iran tumbang karena tidak dapat membendung transmisi informasi tersebut.
Adapun di abad 21 ini, ICT telah sangat berkembang pesat. Rekaman pidato dalam format video beta/vhs atau kaset secara perlahan-lahan mulai dialihkan kedalam format baru, walau tidaklah ditinggalkan secara sepenuhnya.
Ditemukannya world wide web pada Komputer NEXT oleh Tim Berners Lee pada tahun 90-an telah mempercepat revolusi format tersebut. Alhasil, memasuki abad 21, socmed telah menjadi format yang sangat cocok bagi para agamawan untuk berkomunikasi dengan umatnya. Twitterland pun telah menjadi salah satu pilihan mereka.
Agamawan Indonesia di Twitterland
Inilah beberapa agamawan, yang berlatar belakang dari beberapa agama, yang kami temukan eksis di Twitterland:
1. Kiai Haji Sollahudin Wahid. Akun Twitter: @Gus_Sholah
2. Kiai Haji Mustofa Bisri. Akun Twitter: @gusmusgusmu
3. Kiai Haji Abdullah Gymnastiar. Akun Twitter: @aagym
4. Romo Benny Susetyo. Akun Twitter: @susetyopr
5. Pendeta Ioanes Rakhmat. Akun Twitter: @ioanesrakhmat
Kami mohon maaf jika ada akun lain yang terlewat, sebab kami memang memfokuskan diri untuk membaca Lini massa mereka. Akun @AlissaWahid, putri dari mantan Presiden RI Gus Dur (alm), pernah mengkonfirmasi dalam lini massa beliau, bahwa Gus Mus dan Gus Sholah memang memiliki akun Twitter. Gus Mus pernah diinterview di sebuah acara televisi, dan beliau mengkonfirm bawa memang itu akun twitter beliau.
Mereka mengadvokasi pesan-pesan mereka dengan bahasa yang jelas, sederhana, dan mudah dicerna oleh pengikutnya. Pada umumnya, mereka berhasil membuktikan keutamaan communication skills mereka.
Pertama, ini terbukti dengan berhasilnya mereka bertransformasi dari media tradisional (oral), menuju socmed. Pemilihan transformasi tersebut dipicu oleh kesadaran mereka, bahwa socmed adalah media komunikasi untuk masa kini dan masa depan.
Juga dipicu bahwa umat mereka menjadikan socmed untuk berkomunikasi dengan keluarga dan teman mereka. Kedua, juga hal itu dibuktikan dengan kesabaran mereka yang luar biasa, karena mampu menangkis berbagai provokasi, yang terkadang suka timbul-tenggelam di Twitterland.
Twitter membuka jalan bagi munculnya akun anonim dan palsu, seperti yang pernah saya bahas di detikinet. Perlu strategi yang baik dalam menghadapi akun-akun seperti itu, dan mereka berhasil mengatasinya dengan sangat baik.
Integrasi Agama dan IT
Agamawan akan semakin intens dalam menyampaikan pesan-pesan mereka dalam media sosial. Sama seperti Amerika Serikat dan bangsa-bangsa Amerika Latin, Indonesia adalah bangsa yang sangat religius.
Oleh sebab itu, sama dengan negara-negara tersebut, agama di Indonesia akan selalu memegang peranan kunci dalam setiap perkembangan sosial-politik di negara ini. Socmed akan selalu menjadi pilihan para agamawan untuk mentransmisikan pesan etika dan moral mereka kepada umatnya masing-masing, dalam rangka mencerahkan publik.
![]() |
Tentang Penulis: Arli Aditya Parikesit,M.Si adalah Kandidat Doktor bidang Bioinformatika dari Universitas Leipzig, Jerman; Peneliti di Departemen Kimia UI; Vice Editor-in-chief Netsains.com; dan Koordinator Media/ Publikasi NU Jerman. Ia bisa dihubungi melalui akun @arli_ap di twitter, dan www.goplus.to/arli di google+. |
( ash / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 08:30 WIB
'My Last Wish', Jejaring Sosial Sebelum Mati
-
Rabu, 23/05/2012 07:39 WIB
Apple Minta Restu Bangun 'Pesawat Luar Angkasa'
-
Selasa, 22/05/2012 17:50 WIB
Galaxy Note Gaet Beckham
-
Selasa, 22/05/2012 17:03 WIB
Pernikahan Zuckerberg Pecahkan Rekor 'Like' di Facebook
-
Selasa, 22/05/2012 15:43 WIB
Persembahan 'Lima Kata' untuk Steve Jobs
-
Selasa, 22/05/2012 15:15 WIB
KLiK, Aplikasi iPhone Pengenal Wajah
-
Selasa, 22/05/2012 12:20 WIB
Saran Bagi Zuckerberg Agar Facebook Tak Terpuruk
-
Selasa, 22/05/2012 09:42 WIB
Dosen Unsoed Bikin Aplikasi Mesin Kasir Android
- Rabu, 23/05/2012 11:32 WIB
Hands On
Galaxy S III: Performa Gahar, Fitur Melimpah
- Rabu, 23/05/2012 07:35 WIB
Apple Minta Restu Bangun 'Pesawat Luar Angkasa'
- Rabu, 23/05/2012 15:50 WIB
13 Model BlackBerry dari Masa ke Masa
- Rabu, 23/05/2012 13:19 WIB
Galaxy S III Dibanderol Rp 6,9 Juta di Indonesia?
- Rabu, 23/05/2012 07:51 WIB
OS BlackBerry 10 Datang, Qwerty Fisik Menghilang?
- Rabu, 23/05/2012 15:28 WIB
Perang Ponsel Premium di Indonesia
- Rabu, 23/05/2012 13:53 WIB
'Fotografer Dadakan' di Balik Pernikahan Mark Zuckerberg
- Rabu, 23/05/2012 13:34 WIB
Wow! Komputer Android Dijual Rp 458 Ribu
- Rabu, 23/05/2012 17:27 WIB
Pendiri Google Pamerkan Kacamata Pintar
-
109 Komentar
-
87 Komentar
-
82 Komentar
-
79 Komentar
-
75 Komentar
-
63 Komentar
-
60 Komentar
-
52 Komentar
-
50 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer







Sending your message



.jpg)
