detikinet

Server Ubisoft Diacak-acak Dedemit Maya

Trisno Heriyanto - detikinet
Selasa, 09/03/2010 14:09 WIB

Jakarta - Berbeda dengan versi konsol, Assassin's Creed II versi PC hadir dengan Digital Right Management (DRM) terbaru yang sulit ditembus. Nah, yang paling menyebalkan dari DRM terbaru ini adalah pemain dituntut harus selalu terkoneksi dengan server Ubisoft.

Akibatnya, sekali saja koneksi terputus maka pemain akan didepak dari game yang tengah mereka mainkan. Cukup menyebalkan hingga para dedemit maya meluapkan kekesalannya dengan menyerang server yang melayani game tersebut.

Seperti dikutip detikINET dari Kotaku, Selasa (9/3/2010), beberapa pemain mengeluhkan tidak bisa terkoneksi dengan server milik Ubisoft. Diduga penyebabnya adalah peretas telah memborbardir server tersebut dengan modus Denial of Service Attack (DoS attack).

DoS attack sendiri adalah modus penyerangan yang akan memenuhi lalu lintas jaringan dengan banyak data, sehingga server yang melayani tugas tersebut akan kebanjiran tugas dan berpotensi lumpuh.

Meski telah mengakui telah terjadi penyerangan terhadap server mereka, namun pihak Ubisoft memastikan hanya sedikit pengguna yang terkena dampak serangan tersebut.

"95% pemain tidak terkena dampak serangan tersebut, tapi memang segelintir pemain telah menerima pesan kerusakan ketika mengakses server kami," tulis Manager Komunitas Ubisoft melalui Twitter.
( eno / faw )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%