detikinet

EA Siapkan Game Berbasis Android

Dewi Widya Ningrum - detikinet
Jumat, 31/10/2008 09:40 WIB

Game Tetris (ist.)

San Francisco - Pesona Android, piranti lunak untuk perangkat mobile besutan Google, memang luar biasa. Tak ingin membuang kesempatan, produsen video game Electronic Arts (EA) menyiapkan game yang bisa berjalan di platform tersebut.

Game populer "Tetris", seperti dikutip detikINET dari AFP, Jumat (31/10/2008), akan menjadi game pertama yang unjuk gigi di platform Android.

Sementara game puzzle "Bejeweled" dan game "Monopoly" juga akan segera dibenamkan pada ponsel T-Mobile G1 besutan HTC yang dijual dengan menggandeng operator T-Mobile. Game ini bisa dijumpai mulai November mendatang.

Game-game lainnya yang berbasiskan Android diklaim EA sedang dalam tahap pengembangan. Game-game tersebut akan dijual di toko-toko game di Amerika Serikat dan internet melalui situs www.eamobile.com.

"Android adalah platform baru yang menarik di mana kami bisa menyuguhkan game-game yang luar biasa dengan beberapa peningkatan seperti kemampuan teknologi sentuh," kata Wakil Presiden EA Mobile, Adam Sussman.

EA Mobile juga telah membenamkan game "Tetris", "Bejeweled" dan "Monopoli" serta game lainnya untuk perangkat BlackBerry dan smartphone yang dibangun dengan software Windows.


Anda pecinta game? Bergabunglah di thread game di detikINET Forum.
( dwn / ash )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%