Lansia Suka Cemas Lakukan Transaksi Online? Ini Kiat Mengatasinya

ADVERTISEMENT

Lansia Suka Cemas Lakukan Transaksi Online? Ini Kiat Mengatasinya

Dea Duta Aulia - detikInet
Sabtu, 17 Sep 2022 09:01 WIB
Ilustrasi Lansia Lakukan Transaksi Online
Foto: Shutterstock
Jakarta -

Era transformasi digital seperti sekarang ini menuntut seluruh orang untuk dapat beradaptasi dengan berbagai perkembangan teknologi. Tidak terkecuali bagi orang berusia lanjut.

Tapi sayangnya, banyak dari mereka yang masih gagap teknologi alias gaptek lantaran merasa cemas dan khawatir saat menggunakan teknologi tersebut.

Dilansir dari ScienceDaily, perasaan cemas tersebut muncul dari ketakutan dan ketidakpercayaan diri dari para lansia dalam mengoperasikan suatu teknologi. Rasa takut inilah yang membuat banyak dari mereka menolak berbagai inovasi teknologi, terutama yang berhubungan dengan keuangan digital.

Namun sebenarnya, kecemasan tersebut dapat diatasi bila generasi muda tidak segan untuk terus memperkenalkan teknologi kepada mereka. Kalau kamu salah satu yang mengalami masalah ini, berikut beberapa tips untuk memperkenalkan teknologi ke orang usia lanjut agar tidak gaptek.

1. Jelaskan dengan Perlahan

Seiring bertambahnya usia, orang-orang akan kehilangan kemampuan untuk mengingat serta memproses informasi baru, terutama yang sifatnya kompleks seperti teknologi.

Oleh karenanya, kamu harus menjelaskan teknologi secara perlahan kepada orang usia lanjut. Hal ini memang tidak mudah, tapi dengan kesabaran dan penjelasan yang mudah dipahami, bahkan orang usia lanjut pun bisa mahir mengoperasikan teknologi.

2. Hindari Kata-Kata Teknis

Seperti yang disebutkan di atas, orang usia lanjut memiliki kesulitan dalam mengingat informasi baru. Oleh karena itu, hindari penjelasan dengan menggunakan kata-kata teknis yang sulit untuk diingat.

Alih-alih menggunakan istilah asing, kamu bisa menerjemahkannya ke Bahasa Indonesia atau kata yang familiar. Bila perlu, buatlah istilah-istilah baru yang khusus digunakan untuk mempermudah orang usia lanjut memahami fungsi dan cara menggunakan teknologi.

3. Perkenalkan dengan Sistem Keamanan PIN, OTP dan Verifikasi Wajah

Salah satu alasan orang usia lanjut cemas menggunakan teknologi adalah keamanan. Karenanya, banyak orang usia lanjut yang menolak melakukan transaksi keuangan secara online dan lebih memilih transaksi offline.

Ini karena mereka tidak memiliki pemahaman tentang sistem keamanan seperti PIN, kode OTP dan verifikasi wajah yang dapat menjamin keamanan data dan transaksi digital yang dilakukan. Jika sudah mengetahui betapa berlapisnya sistem keamanan yang ada di teknologi digital, orang usia lanjut pasti tidak akan ragu-ragu lagi memanfaatkan teknologi untuk bertransaksi.

4. Perkenalkan dengan Teknologi Digital yang Aman dan Terpercaya

Tidak bisa dipungkiri kalau reputasi sebuah brand mempengaruhi orang-orang dalam menentukan pilihan, tidak terkecuali teknologi. Orang-orang, terutama yang berusia lanjut, cenderung memilih brand teknologi yang sudah terkenal dan memiliki reputasi yang baik.

Dengan demikian, mereka akan lebih nyaman dalam mempelajari teknologi tersebut. Kamu pun akan semakin mudah mengajarkan kepada mereka cara menggunakannya.

Salah satu aplikasi digital yang aman dan terpercaya adalah dompet digital DANA. Dengan pakai DANA, setiap transaksimu akan dilindungi oleh DANA Protection yang membuat transaksi jadi lebih aman dan tentunya Bebas Cemas.

DANA Bebas CemasDANA Bebas Cemas Foto: DANA

Apalagi DANA juga memiliki sistem keamanan berlapis PIN, Kode OTP dan DANA Viz (fitur verifikasi wajah di DANA) yang akan menambah keamanan pembayaran. Setelah dijelaskan tentang ketiga keamanan berlapis ini, pastinya orang lansia tidak ragu lagi deh untuk mulai bertransaksi digital.

Jadi tunggu apalagi? Yuk, ikuti tips di atas untuk bantu para lansia di sekitarmu memiliki cara pembayaran yang mudah & praktis. Jangan lupa juga ajak untuk download & pakai DANA agar transaksi jadi #BebasDrama.

(fhs/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT